Kelompok Teater Atas melakukan pementasan dengan judul "Kura-kura dan Bekicot" saat Festival Teater Jakarta (FTJ) wilayah Jakarta Selatan di Pusat Pelatihan Seni dan Budaya, Tebet, Selasa (16/11/2021). Kegiatan FTJ tingkat kota tersebut diikuti oleh 9 kelompok teater. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Kelompok Teater Atas mementaskan cerita berjudul "Kura-kura dan Bekicot" saat Festival Teater Jakarta (FTJ) wilayah Jakarta Selatan di Pusat Pelatihan Seni dan Budaya, Tebet, Selasa (16/11/2021). Kegiatan FTJ digelar untuk menumbuhkembangkan kreativitas seniman muda. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Kelompok Tema Gunadarma melakukan pementasan dengan judul "Tiga Kain Tenun" saat Festival Teater Jakarta (FTJ) wilayah Jakarta Selatan di Pusat Pelatihan Seni dan Budaya, Tebet, Selasa (16/11/2021). Kegiatan FTJ tingkat kota tersebut diikuti oleh 9 kelompok teater. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Kelompok Tema Gunadarma melakukan pementasan dengan judul "Tiga Kain Tenun" saat Festival Teater Jakarta (FTJ) wilayah Jakarta Selatan di Pusat Pelatihan Seni dan Budaya, Tebet, Selasa (16/11/2021). Kegiatan FTJ digelar untuk menumbuhkembangkan kreativitas seniman muda. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Kelompok Tema Gunadarma melakukan pementasan dengan judul "Tiga Kain Tenun" saat Festival Teater Jakarta (FTJ) wilayah Jakarta Selatan di Pusat Pelatihan Seni dan Budaya, Tebet, Selasa (16/11/2021). Kegiatan FTJ tingkat kota tersebut diikuti oleh 9 kelompok teater. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Kelompok Tema Gunadarma melakukan pementasan dengan judul "Tiga Kain Tenun" saat Festival Teater Jakarta (FTJ) wilayah Jakarta Selatan di Pusat Pelatihan Seni dan Budaya, Tebet, Selasa (16/11/2021). Kegiatan FTJ digelar untuk menumbuhkembangkan kreativitas seniman muda. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Kelompok Teater Atas melakukan pementasan dengan judul "Kura-kura dan Bekicot" saat Festival Teater Jakarta (FTJ) wilayah Jakarta Selatan di Pusat Pelatihan Seni dan Budaya, Tebet, Selasa (16/11/2021). Kegiatan FTJ tingkat kota tersebut diikuti oleh 9 kelompok teater. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)