Sejumlah pria berbadan besar mendatangi Markas Polsek Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (19/12/2012). Tidak jelas maksud kedatangan mereka yang berjumlah sekitar lima sampai enam orang itu.
Kemungkinan besar, mereka hendak meminta pembebasan rekan-rekannya yang terjaring razia operasi giat "Sikat Jaya" yang dilakukan Polsek Metro Tanah Abang siang tadi.
Saat hendak masuk, salah satu dari mereka mengatakan ingin bertemu dengan Kapolsek Metro Tanah Abang, Ajun Komisaris Besar Polisi, Suyudi Aryo Seto. Namun, petugas polisi hanya mengizinkan satu orang yang masuk.
Saat tidak diizinkan itu terjadi perdebatan dengan sejumlah pria tadi dengan polisi. "Kami mau mengawal," kata salah seorang dari mereka.
"Tidak boleh, satu saja yang boleh masuk. Ini kantor polisi," timpal seorang polisi.
Tidak diizinkan masuk, para pria yang berkulit legam itu kemudian hendak membuka mobil tahanan yang di dalamnya terdapat 14 orang yang terjaring giat siang ini. 14 orang itu sedang menunggu pendataan, karena petugas masih melakukan pendataan pada 23 orang lainnya.
Saat itulah, polisi mengusir para pria tadi sambil membentak. Namun, sembari jalan ke pinggir jalan, orang-orang itu menantang polisi yang baru saja istirahat. Perdebatan di antara keduanya kembali terjadi. Kedua belah pihak saling menantang. Meski begitu, suasana sempat tenang, ketika masing-masing pihak menahan diri.
Tak lama kemudian, Kapolsek Suyudi yang mengetahui hal ini memerintahkan anak buahnya untuk segera menangkap pria-pria yang membuat gaduh di kantor polisi itu. Mereka dinilai telah mengganggu ketertiban di kantor polisi. "Tangkap saja mereka. Kejar. Mereka sudah buat onar," ujar Suyudi memerintahkan anak buahnya.
Para petugas polisi pun mengejar para pria kulit hitam itu hingga ke pinggir jalan. Mereka berhasil kabur dari kejaran petugas dengan cara naik motor dan sebuah angkot. Namun, polisi berhasil mengamankan satu di antara mereka. Pria yang belum diketahui namanya tersebut digelandang ke Mapolsek Metro Tanah Abang guna penyelidikan lebih lanjut
Adapun, sebelumnya, menjelang perayaan Natal, Polsek Metro Tanah Abang melakukan giat "Sikat Jaya". Ada sekitar 37 orang terjaring dalam giat kali ini. Di antaranya pria berkulit hitam. Rata-rata mereka berprofesi sebagai pengamen dan tukang parkir liar. (Ism)
Kemungkinan besar, mereka hendak meminta pembebasan rekan-rekannya yang terjaring razia operasi giat "Sikat Jaya" yang dilakukan Polsek Metro Tanah Abang siang tadi.
Saat hendak masuk, salah satu dari mereka mengatakan ingin bertemu dengan Kapolsek Metro Tanah Abang, Ajun Komisaris Besar Polisi, Suyudi Aryo Seto. Namun, petugas polisi hanya mengizinkan satu orang yang masuk.
Saat tidak diizinkan itu terjadi perdebatan dengan sejumlah pria tadi dengan polisi. "Kami mau mengawal," kata salah seorang dari mereka.
"Tidak boleh, satu saja yang boleh masuk. Ini kantor polisi," timpal seorang polisi.
Tidak diizinkan masuk, para pria yang berkulit legam itu kemudian hendak membuka mobil tahanan yang di dalamnya terdapat 14 orang yang terjaring giat siang ini. 14 orang itu sedang menunggu pendataan, karena petugas masih melakukan pendataan pada 23 orang lainnya.
Saat itulah, polisi mengusir para pria tadi sambil membentak. Namun, sembari jalan ke pinggir jalan, orang-orang itu menantang polisi yang baru saja istirahat. Perdebatan di antara keduanya kembali terjadi. Kedua belah pihak saling menantang. Meski begitu, suasana sempat tenang, ketika masing-masing pihak menahan diri.
Tak lama kemudian, Kapolsek Suyudi yang mengetahui hal ini memerintahkan anak buahnya untuk segera menangkap pria-pria yang membuat gaduh di kantor polisi itu. Mereka dinilai telah mengganggu ketertiban di kantor polisi. "Tangkap saja mereka. Kejar. Mereka sudah buat onar," ujar Suyudi memerintahkan anak buahnya.
Para petugas polisi pun mengejar para pria kulit hitam itu hingga ke pinggir jalan. Mereka berhasil kabur dari kejaran petugas dengan cara naik motor dan sebuah angkot. Namun, polisi berhasil mengamankan satu di antara mereka. Pria yang belum diketahui namanya tersebut digelandang ke Mapolsek Metro Tanah Abang guna penyelidikan lebih lanjut
Adapun, sebelumnya, menjelang perayaan Natal, Polsek Metro Tanah Abang melakukan giat "Sikat Jaya". Ada sekitar 37 orang terjaring dalam giat kali ini. Di antaranya pria berkulit hitam. Rata-rata mereka berprofesi sebagai pengamen dan tukang parkir liar. (Ism)