Wanita Subur Suara dan Wajahnya Lebih Menarik

Pria bakal tertarik dengan wanita ketika mendekati masa ovulasi, yakni saat paling subur. Dan penelitian terbaru menemukan kalau perubahan hormon bisa menyebabkan perubahan wajah dan suara pada wanita,

oleh Liputan6Diterbitkan 18 Desember 2012, 08:23 WIB
Pria bakal tertarik dengan wanita ketika mendekati masa ovulasi, yakni saat paling subur. Dan penelitian terbaru menemukan kalau perubahan hormon bisa menyebabkan perubahan wajah dan suara pada wanita,

Pada penelitian sebelumnya belum melihat apakah perubahan daya tarik wanita dalam siklus menstruasi. Para ilmuwan mencatat, peringkat daya tarik berhubungan dengan perubahan hormonal yang mengubah perubahan fisiologis dan perubahan.

Peneliti mengambil foto 202 wajah wanita dan merekam suaranya saar berbicara pada dua titik dalam siklus menstruasi.

Peneliti juga mengambil sampel air liur untuk mengukur kadar hormon selama kedua sesi sampling. Lebih dari 500 pria menilai daya tarik perempuan dari wajah dan suara pada salah satu dari dua sesi. Kemudian membandingkan kedua sesi itu.

Pria menilai wajah dan suara yang lebih menarik ketika wanita mempunyai tingkat progesteron yang rendah dan estradiol (estrogen) tingkat yang tinggi.

"Satu-satunya waktu dalam siklus ketika tingkat estradiol tinggi dan tingkat progesteron yang rendah secara bersamaan merupakan fase folikuler akhir, dekat ovulasi ketika kesuburan tertinggi," kata penulis utama penelitian David Puts, yang juga asisten profesor antropologi di Pennsylvania State Universitas seperti dikutip Zeenews, Rabu (18/12/2012).

Dan 500 wanita juga ditanyai tingkat daya tarik wanita saat siklus menstruasinya. Peneliti mencetak foto-foto dan rekaman suara berdasarkan dua ukuran,mempunyai daya tarik seksual dan daya tarik bagi pria.

Wanita rata-rata menilai subjek lebih tinggi pada kedua ukuran ketika berada pada masa yang lebih subur.

"Kami mempelajari tanpa keraguan kalau wajah dan suara perempuan berubah selama siklus menstruasi, dan pria maupun wanita menganggap ini sebagai perubahan dalam daya tarik".

"Makalah ini membuktikan bagaimana pria dan wanita menilai wanita lain dalam fungsi di status hormonal mereka," kata Nathan Pipitone, seorang psikolog di Adams State University di Colorado.

Pipitone, yang tidak terlibat dalam penelitian, mengatakan sampel penelitian yang jumlahnya besar dan mengukur kadar hormon memperkuat kesimpulannya.

Penelitian telah menunjukkan hormon mengubah fitur wajah dan vokal. Laring atau kotak suara, memiliki reseptor estrogen dan progesteron, dan pubertas, kehamilan, menopause, terapi penggantian hormon dan penggunaan kontrasepsi hormonal, semuanya mengubah suara perempuan.

Penelitian baru ini diterbitkan dalam jurnal Hormones and Behavior.(MEL/IGW)

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya