Liputan6.com, Jakarta - Petarung Indonesia, Eko Roni Saputra menempati urutan teratas daftar lima KO terbaik di pentas One Championships sepanjang Juli - September. Eko tercatat memukul KO petarung China, Liu Peng Shuai.
Duel Eko vs Liu terjadi pada 13 Agustus lalu di panggung One Championship bertajuk One: Battleground II. One Championship menilai pukulan Eko pantas mendapat peringkat pertama karena presisi dan kekuatannya.
Advertisement
Selain Eko, ada empat pukulan KO lain yang masuk dalam daftar. Salah satunya adalah milik Aung La N Sang asal Myanmar.
Aung yang dikenal dengan sebutan The Burmese Phyton menghajar Leandro Ataides dalam panggung One Championship: Battleground.
Sebelum meng-KO lawannya, Aung melancarkan serangan kombinasi kepada Ataides. Ia lalu mengakhiri serangannya lewat pukulan keras.
Berikut daftar lima KO terbaik One Championships sepanjang Juli-September.
1. Eko Roni Saputra vs. Liu Peng Shuai
Setelah menang tiga kali berturut-turut lewat kuncian, “Dynamite” Eko Roni Saputra sesumbar akan mengalahkan Liu Peng Shuai lewat pukulan. Dan janjinya terbukti pada Agustus lalu.
Hanya membutuhkan 10 detik, mantan juara gulat Indonesia itu menumbangkan sang lawan lewat sebuah pukulan kanan keras. Pukulan tersebut terasa begitu keras karena Liu sendiri seperti tidak menduga akan mendapat bogem mentah.
Saat Liu mencoba melayangkan tendangan, Eko balik menyerang dengan kilat dengan mengincar dagu dari sang lawan. Pukulan KO tersebut dirasa pantas berada di posisi puncak karena selain penempatan waktu yang tepat, serangannya pun begitu presisi. Selain itu, kemenangan tersebut menjadi rekor tercepat divisi flyweight di ONE Championship.
2. Joshua Pacio vs. Yosuke Saruta
Joshua “The Passion” Pacio dan Yosuke “The Ninja” Saruta dikenal sebagai rival bebuyutan karena mereka pernah sekali saling mengalahkan. Laga Kejuaraan Dunia ONE Strawweight mereka di ajang ONE: REVOLUTION akhir September lalu pun diprediksi berlangsung sengit.
Namun di luar dugaan, laga hanya berjalan kurang dari satu ronde. Pacio membalas tendangan rendah Saruta dengan pukulan kanan keras yang menjatuhkan rivalnya itu ke atas kanvas.
Tanpa memberi jeda, Pacio mengejar Saruta yang mencoba menjauh. Sang juara bertahan dari Filipina itu pun melepaskan hook keras. Beberapa pukulan lain memastikan kemenangan bagi “The Passion.”