Liputan6.com, Jakarta- Eksebisi Kickboxing di Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua resmi dibuka pada Rabu (22/9/2021) oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman. Kickboxing dipertandingan di Aula Asrama Haji Jayapura, Papua.
Meski masih berstatus eksebisi, kickboxing di PON 2021 ini diikuti 104 petarung dari 17 provinsi. Dari 104 petarung itu ada 2 petarung putra dan 1 petarung putri tuan rumah Papua.
Advertisement
Pembukaan eksebisi kickboxing PON Papua ini ditandai dengan pemberiaan aba-aba fight yang dilakukan Marciano yang merupakan mantan kepala Badan Intelejen Negara (BIN).
"Selamat dan sukses atas terselenggaranya eksibisi kickboxing di PON XX Papua. Meski sebagai cabang olahraga yang tergolong muda dalam keanggotaan KONI tetapi kickboxing telah menunjukkan kesungguhan dalam prestasi dan penyelenggaraan," kata Marciano Norman yang didampingi mantan juara dunia tinju WBA, Chris Jhon.
Marciano juga mengingatkan PP KBI terus melakukan pembinaan secara berjenjang dan berkesinambungan sehingga bisa meraih prestasi membanggakan bangsa dan negara ke depan.
Agenda Penting
Ketua Umum PP KBI, Ngatino juga mengucapkan terima kasih kepada Panitia Besar PON XX Papua yang telah memberikan dukungan terhadap pelakanaan eksebisi kickboxing.
"PP KBI mengucapkan terima kasih atas segala bantuan dalam penyelenggaraan eksibisi kickboxing. Meski dalam keterbatasan seksebisi tetap bisa dilangsungkan sebagai syarat untuk menjadi cabang olahraga resmi yang akan dipertandingkan di PON XXI Sumatera Utara-Aceh 2024," katanya.
Menurut Ngatino, kickboxing punya potensi menjadi cabang olahraga andalan. Hal itu bisa dilihat dari kesuksesan Tim Kickboxing Indonesia yang mampu meraih 2 perak dan 6 perunggu pada penampilan perdana di SEA Games Filipina 2019.
Selain PON XX Papua 2020, Bendahara Umum PP KBI, Karan Sukarno Walia menambahkan, PP KBI juga punya agenda penting yakni mempersiapkan atlet-atlet terbaik yang akan diterjunkan pada Kejuaraan Dunia Kickboxing yang akan digelar di Italia, Oktober mendatang.
Semifinal dan Final
"Atlet kickboxing Indonesia memang butuh lebih banyak jam terbang pertandingan internasional. Di Kejuaraan Dunia Kickboxing nanti, mereka diharapkan bisa menambah pengalaman sekaligus melihat peta kekuatan dunia," jelasnya.