Perkenalkan Program Gentra Karya untuk Atasi Pengangguran di Garut

Gerakan perubahan bersama dengan menghasilkan lapangan kerja baru, penting untuk mengubah paradigma yang ada sebagai upaya menekan pengangguran di daerah.

oleh Jayadi Supriadin diperbarui 17 Sep 2021, 21:00 WIB
Bupati garut Rudy Gunawan menyatakan, Program Gentra Karya, merupakan gerakan perubahan bersama dengan menghasilkan lapangan kerja baru, sebagai upaya menekan pengangguran di daerah. (Liputan6.com/Jayadi Supriadin)

Liputan6.com, Garut - Untuk menekan angka pengangguran di kota Intan Garut, Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, meluncurkan program Gerakan Tenaga Kerja Berkarya (Gentra Karya).

Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan, gerakan perubahan bersama dengan menghasilkan lapangan kerja baru ini, penting untuk mengubah paradigma yang ada sebagai upaya menekan pengangguran di daerah.

"Gentra Karya, di Kabupaten Garut ini akan menjadi dasar dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat, menurunkan angka pengangguran, meningkatkan investasi," ujar Rudy.

Menggunakan pola kerja pentahelix atau kerja sama antar pihak, mulai akademisi kampus perguruan tinggi, dunia usaha, pemerintah dan pers, diharapkan mampu menciptakan iklim usaha dan lapangan kerja yang baik.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakentrans) Kabupaten Garut, Erna Sugiarti mengatakan program Gentra Karya ini merupakan terobosan Disnakertrans berkolaborasi secara pentahelix dengan beberapa elemen, untuk menangani angka pengangguran di Kabupaten Garut.

"Kami diamanatkan menurunkan angka pengangguran dari 8,9 itu menjadi 6,91 persen," kata dia.

Saat ini, angka pengangguran di Garut terbilang tinggi seiring naiknya angka angkatan sekolah. "Ancaman pengangguran semakin terbuka," ucap Erna.

Melalui program Gentra Karya, masyarakat dilatih memiliki keterampilan, sebagai modal berwirausaha, hingga mampu membuka lapangan pekerjaan baru bagi yang lainnya.

"Dengan berkarya mereka mempunyai wirausaha kemudian dia bisa membuka lapangan kerja walaupun hanya satu dua orang," kata dia.

Penggunaan tagline Gentra Karya ujar dia, diharapkan lebih familiar di kalangan masyarakat Garut, sebagai ungkapan untuk memanggil semua unsur masyarakat.

"Gentra Karya ini memanggil semua unsur masyarakat dan stakeholder untuk bisa berbuat, bekerja, atau berkarya," kata dia.

Saat ini, elemen yang menyatakan kesediaannya bergabung dalam program itu mulai pemerintah, akademisi, komunitas, dunia usaha, serta media sudah berjumlah hingga 73 elemen.

"Intinya kita ini kolaborasi secara pentahelix untuk menurunkan pengangguran," dia menandaskan.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Simak video pilihan berikut ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya