Liputan6.com, Jakarta - Lionel Messi bisa dibilang pesepak bola terhebat sepanjang masa. Kemenangan Messi di Copa America 2021 bersama Argentina semakin menguatkan predikat itu.
Sejak melakukan debut seniornya untuk Barcelona pada 2004, Messi telah mencetak 748 gol dalam 929 pertandingan untuk klub dan negara. Saat ini, dia juga telah memberikan 358 assist, torehan yang cukup mencengangkan.
Advertisement
Messi secara konsisten menjadi penyerang serba bisa dalam arti yang sebenarnya. Dia tidak hanya mencetak gol demi gol, tapi juga menciptakan banyak peluang mencetak gol untuk rekan satu timnya dan sering turun ke dalam untuk membantu permainan transisi.
Messi juga memiliki rekor bagus dalam pertandingan besar dan telah membuktikan berkali-kali bahwa penyerang dapat memiliki permainan bagus tanpa mencetak gol. Tetapi, bukan berarti dia tidak pernah dikritik.
Messi telah menjadi subyek dari banyak pernyataan kontroversial dari kritikus, pakar, dan pesepak bola selama 17 tahun kariernya. Berikut 5 pernyataan kontroversial dan kritis tentang Lionel Messi seperti dikutip dari Sportskeeda.
Saksikan Video Lionel Messi di Bawah Ini
5. Lionel Messi harus pergi ke Real Madrid dan membuktikan segalanya di sana seperti Cristiano Ronaldo
Sangat sulit untuk menemukan alasan yang tepat untuk kutipan ini dan itulah yang membuatnya aneh. Mantan legenda Boca Juniors Hugo Gatti mempertimbangkan perdebatan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi dengan kutipan terkenal ini pada 2020.
"Sepertinya saya anti dengan Argentina, tetapi sampai Messi bermain di pertandingan besar, dia akan selalu menjadi pemain laga kandang," kata Gatti.
"Dia harus mempunya nyali untuk pergi ke Real Madrid dan membuktikan segalanya di sana seperti Cristiano (Ronaldo) . Jika tidak, dia hanya akan menjadi pemain biasa saja."
Barcelona merupakan raksasa di La Liga Spanyol, selain Real Madrid. Seandainya Gatti menyarankan Messi pindah ke Liga Inggris atau Serie A Italia, kedua liga di mana Ronaldo unggul, itu akan masuk akal.
Menyarankan Messi harus pindah ke rival abadi Blaugrana, yang berada di liga yang sama, sebagai sarana untuk membuktikan dirinya tampaknya tidak benar-benar membawa banyak valensi.
4. Ronaldo memiliki sebagian gairah Maradona, Messi tidak memilikinya
Setelah meninggalnya Diego Maradona pada 2020, perdebatan siapa pemain terbaik dunia tampaknya semakin memanas. Sebab, banyak pemirsa dan ahli sepak bola lebih tua terus percaya bahwa Maradona atau Pele adalah pemain terhebat yang menginjakkan kaki di lapangan.