Indofood Gandeng Jepang Bangun Pabrik Bahan Makanan

Indofood menggandeng Tsukishima Foods Industry, Co, Ltd untuk membuat perusahaan patungan. Perusahaan patungan ini akan memproduksi produk bahan baku pembuatan makanan.

oleh Liputan6Diterbitkan 30 November 2012, 10:50 WIB
Liputan6.co, Jakarta. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk melebarkan bisnisnya kembali. Kali ini perusahaan nasional tersebut melakukan perjanjian manufacturing joint venture serta mendirikan perusahaan patungan dengan Tsukishima Foods Industry, Co, Ltd untuk memproduksi dan memasarkan produk-produk bahan baku pembuatan makanan.

Presiden Direktur dan CEO PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, Antoni Salim, mengatakan kerjasama kedua perusahaan diharapkan akan menciptakan keunggulan yang akan menempatkan mereka pada posisi untuk menjadi salah satu pemain utama di industri produksi berbasis minyak dan lemak dalam kategori baru yang memanfaatkan teknologi hydrogenerated dan interesterification.

"Aliansi ini merupakan peluang menarik bagi ICBP yang memungkinkan kami untuk memasuki segmen pasar baru dan mempercepat pertumbuhan perusahaan," ujar dia, Jumat (30/11/2012).

Produk yang dibuat kedua perusahaan yakni sweet margarine compound margarine, laminated margarine, whipped bread filling cream, butter conditioner dan produk turunan minyak dan lemak lainnya yang ditujukan untuk industri bakeries, confectioneries dan restoran.

ICBP dinilai merupakan salah satu perusahaan makanan dalam kemasan yang didukung jaringan distribusi yang luas, sedangkan Tsukishima merupakan perusahaan dengan reputasi yang baik dan memiliki keahlian serta pengalaman di bidang produksi dan pemasaran produk-produk berbasis minyak dan lemak di Jepang.

Permintaan akan produk-produk tersebut diperkirakan meningkat seiring dengan perubahan perilaku dan pilihan konsumen yang didorong pertumbuhan segmen pendapatan menengah serta meningkatnya pendapatan per kapita.

Segmen pendapatan menengah kini telah mencapai lebih dari 50% populasi dan pendapatan per kapita Indonesia secara konsisten terus meningkat dan saat ini diperkirakan mencapai US$ 3.600, naik dari tahun sebelumnya US$ 3.000.

Presiden Tsukishima, Nobuyuki Toda menjelaskan Tsukishima telah memiliki sejarah hubungan baik yang cukup panjang dengan Indonesia. Hal tersebut yang mendasari perusahaan membangun kerjasama dengan perusahaan asal Indonesia. (NRM/IGW)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya