Liputan6.com, Jakarta
Rincian Proyek
Pembangunan food estate sebagai lumbung pangan baru di Sumatera Utara. Dok PUPR
Pembangunan infrastruktur PUPR untuk pengembangan Food Estate Humbahas dilakukan secara bertahap mulai 2020-2023, meliputi Bidang Sumber Daya Air dengan total anggaran Rp 406,9 miliar dan konektivitas sebesar Rp 619,1 miliar.
Selain Sumber Daya Air, Kementerian PUPR juga melakukan pembangunan Jalan Akses Kawasan Food Estate 1.000 ha sepanjang 8,59 km yang dilaksanakan pada Maret–Agustus 2021 dengan biaya Rp 69,97 miliar dan progres saat ini 27,6 persen.
Selain itu juga dilakukan pembangunan Jalan Akses Taman Sains Teknologi Herbal (TSTH) sepanjang 9 km yang dilaksanakan pada Maret–Desember 2021 dengan biaya Rp 71,93 miliar, dimana progres saat ini mencapai 23,4 persen.
Selanjutnya juga dilakukan pembangunan Jembatan Akses TSTH dan Kawasan Food Estate 1.000 ha sepanjang 50 meter yang dilaksanakan pada Maret-September 2021 dengan biaya Rp 16,01 miliar. Saat ini progresnya mencapai 38,1%.
Sementara untuk rencana pembangunan jalan akses TSTH sepanjang 5,7 im akan dialokasikan melalui usulan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang masih dalam proses pembahasan dengan Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
"Untuk jalan kawasan sudah berjalan dengan baik. Untuk jalan akses TSTH kami sudah ajukan ke Dirjen Anggaran Kemenkeu untuk dilaksanakan melalui program PEN. Sedangkan untuk rencana pembangunan gedung riset, Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR sudah bertemu dengan perwakilan BPPT, desainnya selesai akhir Juli/Agustus 2021 nanti. Setelah itu kami akan lelangkan pekerjaannya," pungkas Menteri Basuki.