Liputan6.com, Jakarta: Dua orang tewas dalam kebakaran yang terjadi di Kompleks Pertokoan Grand Wijaya Center, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (5/12) malam. Kebakaran tersebut diduga akibat ledakan sebuah tabung gas di dalam Restoran Bakmi Gang Kelinci, sebuah bangunan di kompleks tersebut.
Kebakaran tersebut terjadi selepas Magrib. Saat itu, enam orang diketahui berada di dalam restoran tersebut. Empat korban masing-masing Endang, Santoso, Halim, dan Fia berhasil menyelamatkan diri. Namun malang bagi Nyonya Darmin (45) dan Nyonya Marsono (43). Mereka terkurung di dalam restoran yang terbakar hingga akhirnya tewas. Kedua korban tewas telah berhasil dievakuasi dan kini berada di Rumah Sakit Cipto Mangunkusuno, Jakarta Pusat. Belum ada pihak keluarga yang datang untuk mengambil jenazah.
Menurut Santoso--saksi yang pertama mengetahui kebakaran--api berasal dari ledakan sebuah tabung gas di lantai dua Restoran Bakmi Gang Kelinci. Sayangnya, penyebab pasti ledakan tersebut hingga kini belum diketahui. Kebakaran akhirnya dapat dipadamkan dua setengah jam kemudian.
Belum lama berselang, kebakaran hebat juga menghanguskan lebih dari 100 rumah di Kelurahan Jembatan Besi, Jakarta Barat. Diduga kebakaran tersebut akibat sabotase. Indikasi terlihat ketika ada tiga titik api yang muncul secara bersamaan saat peristiwa terjadi [baca: Kebakaran di Jembatan Besi Diduga Sabotase].(PIN/Tim Liputan 6 SCTV)
Kebakaran tersebut terjadi selepas Magrib. Saat itu, enam orang diketahui berada di dalam restoran tersebut. Empat korban masing-masing Endang, Santoso, Halim, dan Fia berhasil menyelamatkan diri. Namun malang bagi Nyonya Darmin (45) dan Nyonya Marsono (43). Mereka terkurung di dalam restoran yang terbakar hingga akhirnya tewas. Kedua korban tewas telah berhasil dievakuasi dan kini berada di Rumah Sakit Cipto Mangunkusuno, Jakarta Pusat. Belum ada pihak keluarga yang datang untuk mengambil jenazah.
Menurut Santoso--saksi yang pertama mengetahui kebakaran--api berasal dari ledakan sebuah tabung gas di lantai dua Restoran Bakmi Gang Kelinci. Sayangnya, penyebab pasti ledakan tersebut hingga kini belum diketahui. Kebakaran akhirnya dapat dipadamkan dua setengah jam kemudian.
Belum lama berselang, kebakaran hebat juga menghanguskan lebih dari 100 rumah di Kelurahan Jembatan Besi, Jakarta Barat. Diduga kebakaran tersebut akibat sabotase. Indikasi terlihat ketika ada tiga titik api yang muncul secara bersamaan saat peristiwa terjadi [baca: Kebakaran di Jembatan Besi Diduga Sabotase].(PIN/Tim Liputan 6 SCTV)