Liputan6.com, Pekanbaru: Beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1423 Hijriah tiba, pemerintah Kota Pekanbaru, Riau, menyelenggarakan Festival Lampu Colok. Dengan bersemangat, warga bersama-sama merangkai botol bekas dan bambu menjadi alat penerang yang redup itu. Maklum, selain karena memang tradisi, susunan lampu-lampu itu juga dinilai langsung oleh Wali Kota Pekanbaru Herman Abdullah.
Menurut Herman, lomba ini diadakan untuk menambah sukacita warga serta mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dengan pejabat setempat [baca: Pesta Lampu Colok Sambut Lebaran di Pekanbaru]. Dia berharap, tradisi ini dapat dilestarikan sampai ke anak cucu kelak. Sebab, kebiasaan menyalakan lampu colok memang sudah mendarah daging bagi masyarakat Melayu di Riau, seperti di Kota Selat Panjang dan beberapa daerah lain di Riau kepulauan.(MTA/Yusril Ardanis)
Menurut Herman, lomba ini diadakan untuk menambah sukacita warga serta mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dengan pejabat setempat [baca: Pesta Lampu Colok Sambut Lebaran di Pekanbaru]. Dia berharap, tradisi ini dapat dilestarikan sampai ke anak cucu kelak. Sebab, kebiasaan menyalakan lampu colok memang sudah mendarah daging bagi masyarakat Melayu di Riau, seperti di Kota Selat Panjang dan beberapa daerah lain di Riau kepulauan.(MTA/Yusril Ardanis)