Festival Lampu Colok di Pekanbaru

Orang Melayu Riau punya tradisi menyalakan lampu colok saban menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pemkot setempat lantas memperlombakan tradisi ini supaya tetap lestari di generasi mendatang.

oleh Liputan6Diterbitkan 05 Desember 2002, 17:00 WIB
Liputan6.com, Pekanbaru: Beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1423 Hijriah tiba, pemerintah Kota Pekanbaru, Riau, menyelenggarakan Festival Lampu Colok. Dengan bersemangat, warga bersama-sama merangkai botol bekas dan bambu menjadi alat penerang yang redup itu. Maklum, selain karena memang tradisi, susunan lampu-lampu itu juga dinilai langsung oleh Wali Kota Pekanbaru Herman Abdullah.

Menurut Herman, lomba ini diadakan untuk menambah sukacita warga serta mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dengan pejabat setempat [baca: Pesta Lampu Colok Sambut Lebaran di Pekanbaru]. Dia berharap, tradisi ini dapat dilestarikan sampai ke anak cucu kelak. Sebab, kebiasaan menyalakan lampu colok memang sudah mendarah daging bagi masyarakat Melayu di Riau, seperti di Kota Selat Panjang dan beberapa daerah lain di Riau kepulauan.(MTA/Yusril Ardanis)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya