Survei BI: Minggu Ketiga Juni 2021 Deflasi 0,11 Persen

Penyumbang utama deflasi Juni 2021 sampai dengan minggu ketiga yaitu komoditas cabai merah.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 18 Juni 2021, 19:35 WIB
Pedagang menata dagangannya di Pasar Senen, Jakarta, Selasa (5/5/2020). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada April 2020 sebesar 0,08% yang disebabkan permintaan barang dan jasa turun drastis akibat pandemi COVID-19. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Bank Indonesia (BI) mengungkapkan bahwa terjadi deflasi sekitar 0,11 persen (mtm) pada pekan ketiga Juni 2021. Dengan begitu inflasi Juni 2021 secara tahun kalender diperkirakan sebesar 0,79 persen (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,38 persen (yoy).

"Berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu III Juni 2021, perkembangan harga pada minggu III Juni 2021 masih relatif terkendali dan diperkirakan deflasi 0,11 persen (mtm)," kata Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, Jumat (18/6/2021).

Penyumbang utama deflasi Juni 2021 sampai dengan minggu ketiga yaitu komoditas cabai merah -0,09 persen (mtm), daging ayam ras -0,08 persen (mtm), tarif angkutan antarkota -0,06 persen (mtm), cabai rawit -0,04 persen (mtm), dan bawang merah -0,02 persen (mtm). Lalu ada daging sapi, kelapa, tomat dan udang basah masing-masing sebesar -0,01 persen (mtm).

Sementara itu, beberapa komoditas mengalami inflasi, antara lain telur ayam ras sebesar 0,04 persen (mtm), emas perhiasan sebesar 0,03 persen (mtm) minyak goreng. Kemudian sawi hijau, nasi dengan lauk dan rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,01 persen (mtm).

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Perkuat Koordinasi

Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.

Selain itu juga diiringi dengan langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Termasuk menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan.

Reporter: Anisyah Al Faqir

Sumber: Merdeka.com

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya