FOTO: Burung Merak Liar Ganggu Penduduk California

oleh Arny Christika PutriDiterbitkan 09 Juni 2021, 07:30 WIB
Burung Merak Liar Ganggu Penduduk California
Burung merak akhir-akhir ini menjadi gangguan bagi sebagian warga di wilayah tempat mereka berkeliaran bebas setelah program relokasi burung merak terhenti selama pandemi
Burung merak berkumpul di jalan masuk rumah penduduk di Arcadia, California, Selasa (8/6/2021). Burung merak akhir-akhir ini menjadi gangguan bagi sebagian warga di wilayah tempat mereka berkeliaran bebas setelah program relokasi burung merak terhenti selama pandemi. (Mario Tama/Getty Images/AFP)
Burung merak berjalan di dekat sebuah rumah di Arcadia, California, Selasa (8/6/2021). Dewan Pengawas Los Angeles County sedang mempersiapkan pemungutan suara tentang peraturan yang melarang memberi makan merak secara sengaja dengan denda $1000 atau enam bulan penjara. (Mario Tama/Getty Images/AFP)
Burung merak berjalan di dekat seseorang yang memotong rumput di Arcadia, California, Selasa (8/6/2021). Burung merak akhir-akhir ini menjadi gangguan bagi sebagian warga di wilayah tempat mereka berkeliaran bebas setelah program relokasi terhenti selama pandemi. (Mario Tama/Getty Images/AFP)
Burung merak menyusuri jalan perumahan di Arcadia, California, Selasa (8/6/2021). Dewan Pengawas Los Angeles County sedang mempersiapkan pemungutan suara tentang peraturan yang melarang memberi makan merak secara sengaja dengan denda $1000 atau enam bulan penjara. (Mario Tama/Getty Images/AFP)
Burung merak berdiri di gerbang jalan masuk rumah penduduk di Arcadia, California, Selasa (8/6/2021). Burung merak akhir-akhir ini menjadi gangguan bagi sebagian warga di wilayah tempat mereka berkeliaran bebas setelah program relokasi merak terhenti selama pandemi. (Mario Tama/Getty Images/AFP)
Burung merak berjalan di halaman rumput di Arcadia, California, Selasa (8/6/2021). Dewan Pengawas Los Angeles County sedang mempersiapkan pemungutan suara tentang peraturan yang melarang memberi makan merak secara sengaja dengan denda $1000 atau enam bulan penjara. (Mario Tama/Getty Images/AFP)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya