Resensi Film A Quiet Place Part 2: Kekuatan Editing dan Tata Suara, Tegang Hingga Babak Pamungkas

Sineas John Krasinski kembali dalam A Quiet Place part 2 dengan Emily Blunt sebagai pemeran utama. Berikut resensi filmnya.

oleh Wayan DianantoDiterbitkan 29 Mei 2021, 19:30 WIB
Poster film A Quiet Place Part 2. (Foto: Dok. Platinum Dunes/ Paramount Pictures/ IMDb)

Liputan6.com, Jakarta A Quiet Place part 2 adalah lanjutan dari A Quiet Place, karya John Krasinski yang dirilis pada 2018 dan sukses mengumpulkan 340 juta dolar AS (setara dengan 4,8 triliun rupiah) dari berbagai penjuru dunia.

Padahal, jilid perdana A Quiet Place hanya di biayai 17 hingga 21 juta dolar AS. Dengan pencapaian semegah ini, wajar bila Platinum Dunes dan Paramount Pictures menyalakan lampu hijau untuk pembuatan A Quiet Place Part 2.

Bahkan, A Quiet Place nantinya punya jagat sinema layaknya The Conjuring, Marvel, dan DC. Masih dibintangi Emily Blunt, A Quiet Place Part 2 tayang di Indonesia pekan ini. Berikut resensi film A Quiet Place part 2.

 


Tempat Aman Atas Bukit

Evelyn Abott dalam A Quiet Place part 2 diperankan Emily Blunt. (Foto: Dok. Platinum Dunes/ Paramount Pictures/ IMDb)

Akhir film A Quiet Place menampilkan keberhasilan Evelyn Abott (Emily Blunt) menembak mati monster yang berupaya membantainya. Mereka menemukan karakteristik monster yang rupanya sangat sensitif terhadap suara atau dengungan.

Evelyn kini terpaksa berjuang membesarkan tiga anak, Regan (Millicenty Simmonds), Marcus (Noah Jupe) dan bayi yang dilahirkannya dalam senyap. Lee (John Karsinski) telah meninggal dunia. Evelyn dan anak-anak jalan kaki dalam diam menuju tempat aman di atas bukit.

Sial, kakinya menyandung tali yang terkait dengan tumpukan botol yang menimbulkan suara nyaring. Mereka lari sekencangnya ke sebuah bangunan tua. Di sana, Evelyn dan anak-anak bertemu Emmett (Cillian Murphy). 

 

 


Misteri

Regan (Millicenty Simmonds) dan Marcus (Noah Jupe) mendampingi Evelyn dalam A Quiet Place part 2. (Foto: Dok. Platinum Dunes/ Paramount Pictures/ IMDb)

Yang membuat mereka heran, gelombang radio selalu menyiarkan lagu yang sama yakni “Beyond the Sea.” Regan curiga, lirik lagu tersebut petunjuk. Regan nekat mencari tempat di seberang laut yang diamanatkan “Beyond the Sea.” Evelyn syok, putrinya yang tuli pergi tanpa pamit.

John Karsinski paham betul, di pundaknya terdapat beban berat kala melanjutkan kisah A Quiet Place yang ditulis, disutradarai, juga diproduksinya. Perlu ada garis pembeda yang jelas antara jilid pertama dan sekuelnya tanpa harus kehilangan ciri khas cerita keluarga Abott.

Tema besar A Quiet Place 2018 upaya bertahan hidup dalam diam tapi tetap bergerak. Tak ada kejelasan seberapa besar dampak kehadiran monster-monster itu di bumi, dari mana mereka berasal, dan sejumlah detail lain.

Lanjut Baca:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya