Wapres Ma'ruf Amin: Ekonomi dan Keuangan Syariah Tidak Hanya untuk Umat Islam

Ma'ruf merinci, terdapat empat fokus pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang saat ini sedang diperjuangkan pemerintah. Pertama pengembangan produk halal.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiterbitkan 22 Mei 2021, 18:06 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat menghadiri Silaturahmi Kerja Nasional Masyarakat Ekonomi Syariah di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (15/11/2019).

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyatakan, salah satu langkah penting untuk meningkatkan kesejahteraan Indonesia adalah membangun perekonomian. Harapannya, Indonesia dapat segera mencapai kesejahteraan dan pemerataan. 

"Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang dilakukan pemerintah saat ini merupakan bagian dari ikhtiar untuk mewujudkan kedua hal tersebut," kata Ma'ruf Amin saat membuka Halal bi Halal Ikatan Alumni Universitas Brawijaya melalui siaran daring, Sabtu (22/5/2021).

Ma'ruf merinci, terdapat empat fokus pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang saat ini sedang diperjuangkan pemerintah. Pertama pengembangan produk halal, kedua keuangan syariah, ketiga dana sosial syariah, dan keempat adalah usaha syariah.

"Perlu dipahami bahwa ekonomi dan keuangan syariah ini bersifat inklusif, tidak hanya untuk pemeluk agama Islam saja, tetapi semua golongan dan kelompok masyarakat," jelas dia.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Empati Ditumbuhkan Lebih Kuat

Ma'ruf mengamini, keempat fokus tersebut sulit dicapai akibat pandemi. Karenanya, dia mendorong, nilai-nilai mulia agama seperti solidaritas dan empati ditumbuhkan lebih kuat sebagai modal besar yang dimiliki bangsa Indonesia.

"Pemerintah sudah melakukan segala daya untuk memulihkan keadaan kesehatan, sosial, dan ekonomi. Tetapi, tanpa bantuan dan solidaritas dari warga negara mustahil hal ini bisa ditangani dengan cepat," Ma'ruf menandasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya