Lagi, Kontak Senjata TNI-GAM

Pasukan TNI terlibat kontak senjata dengan sekelompok bersenjata yang diduga anggota GAM di Lhokseumawe. Pasukan gabungan TNI dan Polri menyergap markas GAM di Aceh Barat.

oleh Liputan6Diterbitkan 25 November 2002, 21:05 WIB
Liputan6.com, Garut: Konflik di Nanggroe Aceh Darussalam belum reda. Ahad (24/11) petang, sejumlah anggota TNI terlibat kontak senjata dengan kelompok bersenjata yang diduga anggota separatis Gerakan Aceh Merdeka di Desa Bandar Masin, Kecamatan Bandar Sakti, di Lhokseumawe. Dalam kontak senjata yang berlangsung sekitar sepuluh menit ini, seorang anggota TNI, Prajurit Satu TNI Endang Kusnawan terluka.

Peristiwa ini bermula patroli TNI yang tengah berada di sebuah pos penjagaan mencurigai sekelompok orang. Namun, ketika diperintahkan berhenti dengan melepaskan tembakan peringatan ke udara. Tapi, upaya TNI ini malah disambut berondongan tembakan pula. Akibatnya, kelompok bersenjata ini berhasil kabur.

Hampir bersamaan, tim gabungan TNI/Polri juga menggerebek sebuah markas GAM di Aceh Barat. Dalam penyergapan ini berhasil menewaskan empat anggota GAM. Dalam kesempatan ini disita juga dua buah pucuk senjata jenis AK-47 dan dua buah butir peluru.

Penembakan oleh orang tak dikenal juga kerap terjadi di sejumlah wilayah di Tanah Rencong ini. Terakhir, penembakan terjadi di depan asrama polisi di Desa Hagu Teungoh. Dalam kontak senjata ini, Brigadir Satu Polisi Kusnadi tewas ditembak pelaku yang diduga anggota GAM [baca: Seorang Polisi Tewas Ditembak di Aceh].(ORS/Muhammad kemal dan Muktarudin Yakub)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya