Liputan6.com, Kuta: Upaya mensucikan Pulau Dewata mendekati babak akhir. Buktinya, jajaran Pemerintah Provinsi Bali dan sejumlah personel aparat keamanan beserta warga sekitar hampir rampung membersihkan puing-puing bangunan yang porak-poranda akibat pengeboman pada 12 Oktober silam. Kegiatan tersebut diharapkan tuntas sebelum Hari Raya Galungan yang jatuh pada Rabu besok. Demikian pemantauan SCTV di Jalan Legian, Kuta, Bali, Senin (18/11) siang [baca: Bali Mensucikan Diri].
Reruntuhan bangunan yang sudah dibersihkan, di antaranya pelataran Sari Club, Paddy`s Cafe, Gedung Panin Bank, dan Art Center. Puing-puing tersebut kemudian dibawa ke Pelabuhan Benoa. Selanjutnya sisa-sisa bangunan itu diletakkan di pinggir pelabuhan sembari menunggu kedatangan tongkang yang akan melarungnya ke laut lepas.
Seluruh puing-puing itu akan dibuang ke Selat Badung yang berjarak 10 mil atau 18 kilometer dari Pelabuhan Benoa pada 27 November mendatang. Kemarin, pembuangan tahap pertama selesai dilakukan [baca: Puing-Puing Ledakan di Kuta Siap Dilarung].(ANS/Christyanto dan Prihandoyo)
Reruntuhan bangunan yang sudah dibersihkan, di antaranya pelataran Sari Club, Paddy`s Cafe, Gedung Panin Bank, dan Art Center. Puing-puing tersebut kemudian dibawa ke Pelabuhan Benoa. Selanjutnya sisa-sisa bangunan itu diletakkan di pinggir pelabuhan sembari menunggu kedatangan tongkang yang akan melarungnya ke laut lepas.
Seluruh puing-puing itu akan dibuang ke Selat Badung yang berjarak 10 mil atau 18 kilometer dari Pelabuhan Benoa pada 27 November mendatang. Kemarin, pembuangan tahap pertama selesai dilakukan [baca: Puing-Puing Ledakan di Kuta Siap Dilarung].(ANS/Christyanto dan Prihandoyo)