Nyonya Aisyah: Abdul Azis Adik Saya

Nyonya Aisyah membantah keras bila Abdul Azis terlibat tragedi di Bali. Apalagi menjadi dalangnya. Ia mengatakan, adiknya sudah sepuluh tahun tak pulang.

oleh Liputan6Diterbitkan 18 November 2002, 17:35 WIB
Liputan6.com, Serang: Nyonya Aisyah panik. Warga Dusun Lopang Gede, Kelurahan Lopang, Serang, Banten, itu tak menyangka satu di antara enam foto yang disebar polisi memuat gambar adiknya, Abdul Azis. Polisi menyangka Abdul Azis adalah Imam Samudra alias Abu Umar, Kudama, Hery, dan Fatih. Kini adik Nyonya Aisyah itu menjadi incaran polisi karena diduga menjadi tokoh utama di balik kasus peledakan bom di Legian, Bali [baca: Tersangka Pengebom Bali Menjadi Tujuh Orang].

Ditemui SCTV di rumahnya, Ahad (17/11) siang, Nyonya Aisyah membantah keras bila Abdul Azis terlibat tragedi di Bali. Apalagi menjadi dalangnya [baca: Polri Memburu Imam Samudra]. Ia mengatakan, adiknya sudah sepuluh tahun tak pulang. "Entah kemana?" kata Aisyah. Karena itu, ia berkeras laporan dan keterangan polisi mengenai keterlibatan adiknya sebuah rekayasa.

Tak hanya Aisyah yang bingung. Sebagian besar warga Dusun Lopang Gede pun demikian. Mereka sama sekali tak menyangka bila polisi menuduh Abdul Azis sebagai otak peledakan tersebut. Sebab, menurut warga setempat, Abdul Azis yang fasih berbahasa Inggris itu dikenal taat beribadah dan gemar berorganisasi, terutama pada organisasi keagamaan.

Pengakuan warga tadi diamini Ketua Rukun Tetangga 02 Rukun Warga 01 Dusun Lopang Gede Habibi. Menurut Habibi, selain dikenal taat beragama, Abdul Azis juga sudah lama tak balik kampung. Terakhir, tambah Habibi, dirinya bertemu Abdul Azis sekitar tiga tahun silam. "Saat itu, dia hanya mengurus kartu tanda penduduknya," jelas Habibi. Keterangan Habibi juga dibenarkan bekas carik Kelurahan Lopang Sodri.(ICH/Sahlan Heluth dan Adi Iskarpandi)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya