Saham Indosat Akan Dijual dengan Harga Premium

Pemerintah tetap akan melepas saham PT Indosat dengan harga premium atau di atas harga pasar. Jika harga premium tak tercapai, pemerintah tak akan melepas saham Indosat.

oleh Liputan6Diterbitkan 09 November 2002, 17:18 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Langkah divestasi PT Indonesian Satellite Corporation Terbuka (Indosat) hampir mendekati tahap akhir. Pemerintah menilai, harga yang ditawarkan sejumlah investor sudah cukup baik. Karena itu, pemerintah tetap akan bertahan pada harga premium atau di atas harga pasar. Bila harga premium tak tercapai, Indosat tidak akan dijual. Hingga kini, lima perusahaan dari Asia dan Arab masih berada dalam daftar pemerintah sebagai calon pembeli utama Indosat. Demikian informasi yang dirangkum SCTV di Jakarta, Jumat (8/11).

Sekadar diketahui, saat ini harga saham Indosat berkisar Rp 7.000 per lembar. Ini jauh di bawah harga premium sekitar Rp 12 ribu per lembar. Bahkan, beberapa hari terakhir harga saham Indosat di Bursa Efek Jakarta justru melemah. Itu terjadi karena pasar memprediksi harga penawaran investor jauh lebih rendah dibandingkan harga di pasar reguler.

Seperti diberitakan sebelumnya, saat ini pemerintah tengah mengejar target setoran privatisasi Badan Usaha Milik Negara sebesar Rp 6,5 triliun. Hingga kini, program privatisasi BUMN baru mencapai sekitar Rp 2 triliun. Beberapa BUMN yang sahamnya belum sempat dijual pada tahun ini akan dilanjutkan pada 2003 [baca: Privatisasi BUMN Dilanjutkan Tahun Depan].(ZAQ/Miko Toro dan Joni Akbar)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya