Joe Biden dan Kisah Pergumulan Panjang Atlet American Football

Saat bermain American Football, Joe Biden melupakan batas-batas kemampuannya, termasuk kesulitannya dalam berbicara dengan lancar.

oleh Marco TampubolonDiterbitkan 22 Januari 2021, 15:30 WIB
Presiden Joe Biden menandatangani perintah eksekutif pertamanya di Ruang Oval, Gedung Putih di Washington, Rabu (20/1/2021). Pada hari pertamanya menjabat, Presiden Amerika Serikat Joe Biden menandatangani sejumlah tindakan eksekutif di Gedung Putih. (AP Photo/Evan Vucci)

Liputan6.com, Jakarta Joe Biden telah resmi menjadi presiden ke-46 Amerika Serikat. Pria berusia 79 tahun itu dilantik sebagai pemimpin Negeri Paman Sam pada Rabu (20/1/2021) waktu setempat.

Momen ini tidak hanya menandai kemenangannya atas Donald Trump di ajang pemilihan umum. Tampuk kekuasaan tertinggi di negeri adidaya yang berada di tangannya sekaligus melengkapi kisah pergumulan panjang seorang atlet American Football dalam melewati batas-batas kemampuannya.

Dibesarkan di keluarga Katolik yang taat di Wilmington, Delaware, Biden bisa melihat sekolah Archmere Academy dari jendela kamarnya. Bukan hanya keindahan bangunan yang menghipnotis Biden. Dia juga tertarik kepada lapangan American Football atau sepak bola Amerika yang ada di sana.

Setiap pagi, selama berjam-jam seperti dilansir dari Yahoosports, Biden memandang lapangan itu dan bermimpi mencetak touchdown bagi The Auks, klub American Football milik Archmere Academy.

Dalam buku autobiografi berjudul "Promises to Keep" Biden menggambarkan Archmere Academy sebagai gedung yang terbuat dari marmer mewah Italia di atas tanah mengarah ke sungai Delware.

Archmere awalnya merupakan kediaman Jacob Raskob, pria yang pernah menjabat sebagai CEO Dupont. Dia kemudian menjual rumah itu ke pastoran dan mengubahnya menjadi sekolah. Selain sistem pendidikan yang bermutu tinggi, Archmere juga dikenal lewat fasilitas olahraganya.

American Football sangat populer di Amerika Serikat. Atlet-atletnya adalah bintang. Bagi yang mampu menembus level profesional, kemapanan dan penghasilan besar bakal tersaji di depan mata.

Superbowl merupakan salah satu agenda paling megah yang rutin di Amerika Serikat. Tokoh-tokoh penting selalu hadir meramaikan acara ini. Artis-artis papan atas juga diundang sebagai pengisi acara.

Tahun lalu, sebelum pandemi virus Corona COVID-19 menyelemuti bumi, Super Bowl di Florida berlangsung meriah. Kolaborasi sensual Shakira dan Jenifer Lopez menjadi sajian pembuka. Kansas City Chiefs akhirnya keluar sebagai juara usai menaklukkan San Francisco 49ers (Niners) 31-20.

Lanjut Baca:

Namun American Football bukan olahraga sembarangan. Permainan 11 x 11 ini penuh kekerasan. Benturan menjadi jantung permainan sehingga para pemain harus memakai pelindung kepala dan pundak. Butuh fisik yang prima dan postur tubuh yang kekar. Sangat tidak cocok untuk Biden .

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya