FOTO: Belajar Tatap Muka di Tangerang Selatan Dibatalkan

oleh Johan FatzryDiterbitkan 08 Januari 2021, 12:30 WIB
Belajar Tatap Muka di Tangerang Selatan Dibatalkan
Rencana kegiatan belajar tatap muka pada awal Januari di wilayah Tangsel dibatalkan. Berdasarkan SK Gubernur Banten terkait pembatalan kegiatan belajar tatap muka dikarenakan tingkat penularan covid-19 masih tinggi.
Guru mengajar mata pelajaran olah raga secara darling pada sebuah kelas kosong di SDN Pondok Cabe Udik 01, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (8/1/2020). Rencana kegiatan belajar tatap muka pada awal Januari di wilayah Tangsel dibatalkan. (merdeka.com/Arie Basuki)
Guru mengajar mata pelajaran olah raga secara darling pada sebuah kelas kosong di SDN Pondok Cabe Udik 01, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (8/1/2020). Berdasarkan SK Gubernur Banten terkait pembatalan kegiatan belajar tatap muka dikarenakan tingkat penularan covid-19 masih tinggi. (merdeka.com/Ar
Guru mengajar mata pelajaran olah raga secara darling pada sebuah kelas kosong di SDN Pondok Cabe Udik 01, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (8/1/2020). Rencana kegiatan belajar tatap muka pada awal Januari di wilayah Tangsel dibatalkan. (merdeka.com/Arie Basuki)
Guru mengajar mata pelajaran olah raga secara darling pada sebuah kelas kosong di SDN Pondok Cabe Udik 01, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (8/1/2020). Berdasarkan SK Gubernur Banten terkait pembatalan kegiatan belajar tatap muka dikarenakan tingkat penularan covid-19 masih tinggi. (merdeka.com/Ar
Guru mengajar mata pelajaran olah raga secara darling pada sebuah kelas kosong di SDN Pondok Cabe Udik 01, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (8/1/2020). Rencana kegiatan belajar tatap muka pada awal Januari di wilayah Tangsel dibatalkan. (merdeka.com/Arie Basuki)
Guru mengajar mata pelajaran olah raga secara darling pada sebuah kelas kosong di SDN Pondok Cabe Udik 01, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (8/1/2020). Berdasarkan SK Gubernur Banten terkait pembatalan kegiatan belajar tatap muka dikarenakan tingkat penularan covid-19 masih tinggi. (merdeka.com/Ar

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya