Liputan6.com, Jakarta Ketua MPR RI Bambang 'Bamsoet' Soesatyo terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) periode 2021-2024. Bamsoet menggantikan Sadikin Aksa yang memimpim IMI selama satu periode sebelumnya.
Penetapan Bamsoet sebagai Ketua IMI Pusat di Makassar, Minggu (20/12/2020) ditandai dengan penyerahan pataka kepadanya dari Pimpinan Sidang, James Sumendap yang merupakan Ketua IMI Sulawesi Utara. Bamsoet pun mengaku siap menjadikan IMI lebih solid, mandiri, berdaya guna, dan berkelanjutan.
Advertisement
"Kira-kira ada sekitar 7.398 klub otomotif yang merepresentasikan kurang lebih 110.000 road users di 34 provinsi tergabung dalam keluarga besar IMI. Dalam tataran organisasi, IMI memiliki 5.210 sport klub, 838 mobility klub, dan 1.350 sport and mobility klub. Karena itu IMI harus menyongsong era digitalisasi, baik dalam pengembangan klub maupun keanggotaan," kata Bamsoet seperti rilis yang diterima media.
Acara Munas IMI sendiri digelar secara faktual dan virtual. Hanya Ketum IMI Provinsi yang hadir di Makassar, dengan penataan kursi sesuai protokol kesehatan yakni social distancing dan menggunakan masker.
Hadir secara virtual antara lain Ketua Umum KONI Pusat Letjen (purn) Marciano Norman, dan Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot Dewa Broto. Hadir pula Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni, Anggota Komisi X DPR RI Robert Kardinal, dan Ketua Umum IMI 2011-2015 yang kini menjadi Ketua Umum Harley Davidson Club Indonesia, Komjen Pol (Purn) Nanan Soekarna.
Saksikan Video Bamsoet di Bawah Ini:
Industri
Bamsoet juga mengatakan, ingin mengedepankan olahraga otomotif sebagai industri dan hiburan yang mendukung program pemerintah di sektor pariwisata, ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial. Setiap tahun, setidaknya IMI harus mampu menggelar 680 kegiatan klub events, 510 kegiatan IMI Provinsi events, 189 kegiatan national championship, dan 32 kegiatan national series.
"Mengingat di skala internasional IMI berafiliasi kepada Fédération Internationale de l'Automobile (FIA) dan Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM), karenanya setiap tahun IMI harus mampu menyelenggarakan berbagai kegiatan motorsport berskala dunia. Minimal 4 kegiatan international series dan 4 kegiatan international championship. Salah satu peluang yang bisa diambil yakni FIA Electric and New Energy Championship," ujar Bamsoet.