FOTO: 2021, Kebutuhan Elpiji 3 Kg Diproyeksi Naik

oleh Arny Christika PutriDiterbitkan 16 Desember 2020, 20:30 WIB
Kebutuhan Elpiji 3 Kg
PT Pertamina (Persero) memperkirakan kebutuhan elpiji 3 kilogram (kg) naik menjadi 7,50 juta metrik ton pada 2021. Kenaikan tersebut dengan mempertimbangkan kebutuhan gas yang terus meningkat terutama di masa pandemi Virus Corona
Pekerja menata tabung gas LPG 3 kilogram (kg) di Jakarta, Rabu (16/12/2020). PT Pertamina (Persero) memperkirakan kebutuhan gas elpiji 3 kg naik menjadi 7,50 juta metrik ton pada 2021. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja menurunkan tabung gas LPG 3 kilogram (kg) dari truk di Jakarta, Rabu (16/12/2020). Kenaikan gas elpiji 3 kg pada 2021 tersebut dengan mempertimbangkan kebutuhan gas yang terus meningkat terutama di masa pandemi Virus Corona. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Warga mengangkut tabung gas LPG 3 kilogram (kg) dengan sepeda motor di Jakarta, Rabu (16/12/2020). PT Pertamina (Persero) memperkirakan kebutuhan gas elpiji 3 kg naik menjadi 7,50 juta metrik ton pada 2021. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja membawa tabung gas LPG 3 kilogram (kg) di Jakarta, Rabu (16/12/2020). Kenaikan gas elpiji 3 kg pada 2021 tersebut dengan mempertimbangkan kebutuhan gas yang terus meningkat terutama di masa pandemi Virus Corona. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja menata tabung gas LPG 3 kilogram (kg) di Jakarta, Rabu (16/12/2020). PT Pertamina (Persero) memperkirakan kebutuhan gas elpiji 3 kg naik menjadi 7,50 juta metrik ton pada 2021. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja membawa tabung gas LPG 3 kilogram (kg) di Jakarta, Rabu (16/12/2020). Kenaikan gas elpiji 3 kg pada 2021 tersebut dengan mempertimbangkan kebutuhan gas yang terus meningkat terutama di masa pandemi Virus Corona. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja menurunkan tabung gas LPG 3 kilogram (kg) dari truk di Jakarta, Rabu (16/12/2020). PT Pertamina (Persero) memperkirakan kebutuhan gas elpiji 3 kg naik menjadi 7,50 juta metrik ton pada 2021. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya