Liputan6.com, Jakarta: Manajer timnas Indonesia Habil Marati menegaskan tidak akan ada pertandingan melawan timnas bentukan KPSI. Sebab, jika pertandingan tetap berlangsung, timnas berpeluang mendapatkan sanksi dari FIFA. "Kami tidak menolak ajakan uji coba, tapi undang-undang yang melarang dengan keras jika bertanding dengan timnas yang tidak berafiliasi dengan FIFA," kata Habil di Kantor PSSI Senayan, Jakarta, Jumat (5/10).
Timnas Indonesia di bawah pelatih Nil Maizar secara resmi ditantang timnas KPSI besutan Alfred Riedl. Sebenarnya, tujuan laga bukan untuk mencari tim yang terkuat untuk Piala AFF 2012, melainkan seleksi guna mencari pemain terbaik.
Sesuai surat yang dilayangkan kepada Sekjen PSSI Halim Mahfudz, pertandingan ini rencananya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 10 Oktober mendatang. Meski tidak menghadapi timnas KPSI, timnas di bawah asuhan Nil Maizar tetap akan menjalani pemusatan latihan di Jakarta mulai 8 Oktober dan juga diagendakan melakoni laga uji coba melawan Vietnam, 17 Oktober. "Kami akan konsentrasi dengan agenda yang telah ada, termasuk agenda ujicoba resmi melawan Vietnam," ucap Habil.
Dari 31 pemain yang dipilih Nil Maizar, ungkap Habil, delapan di antaranya dari kompetisi Liga Super Indonesia. Khusus untuk pemain Liga Primer Indonesia yang mayoritas sempat memperkuat timnas melawan Brunei Darussalam menyatakan kesiapannya mengikuti pemusatan latihan tahap ketiga.
"Untuk pemain IPL, semuanya telah mengkonfirmasi untuk hadir, tapi untuk pemain ISL belum ada," ujar Habil. Pemain akan bergabung di Jakarta mulai Sabtu besok,"
Pemain yang telah menyatakan kesanggupannya untuk memperkuat timnas di antaranya adalah Endra Prasetya, Hengky Ardiles, Wahyu Wijiasnanto, Hamdi Ramdan, Ellie Aiboy, Vendry Mofu, Taufik, Titus Bonai, dan Irfan Bachdim.(ANT/BOG)
Timnas Indonesia di bawah pelatih Nil Maizar secara resmi ditantang timnas KPSI besutan Alfred Riedl. Sebenarnya, tujuan laga bukan untuk mencari tim yang terkuat untuk Piala AFF 2012, melainkan seleksi guna mencari pemain terbaik.
Sesuai surat yang dilayangkan kepada Sekjen PSSI Halim Mahfudz, pertandingan ini rencananya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 10 Oktober mendatang. Meski tidak menghadapi timnas KPSI, timnas di bawah asuhan Nil Maizar tetap akan menjalani pemusatan latihan di Jakarta mulai 8 Oktober dan juga diagendakan melakoni laga uji coba melawan Vietnam, 17 Oktober. "Kami akan konsentrasi dengan agenda yang telah ada, termasuk agenda ujicoba resmi melawan Vietnam," ucap Habil.
Dari 31 pemain yang dipilih Nil Maizar, ungkap Habil, delapan di antaranya dari kompetisi Liga Super Indonesia. Khusus untuk pemain Liga Primer Indonesia yang mayoritas sempat memperkuat timnas melawan Brunei Darussalam menyatakan kesiapannya mengikuti pemusatan latihan tahap ketiga.
"Untuk pemain IPL, semuanya telah mengkonfirmasi untuk hadir, tapi untuk pemain ISL belum ada," ujar Habil. Pemain akan bergabung di Jakarta mulai Sabtu besok,"
Pemain yang telah menyatakan kesanggupannya untuk memperkuat timnas di antaranya adalah Endra Prasetya, Hengky Ardiles, Wahyu Wijiasnanto, Hamdi Ramdan, Ellie Aiboy, Vendry Mofu, Taufik, Titus Bonai, dan Irfan Bachdim.(ANT/BOG)