Selain Naungan 'Dewa Penalti', MU Sudah Punya Gambaran Kekuatan dan Kelemahan Tim

MU harus bersusah payah sebelum kalahkan West Brom di Liga Inggris. Ada banyak diskusi apakah Pogba dan Fernandes bisa bermain bersama di lini tengah MU.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 23 November 2020, 22:00 WIB
Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes (tengah) berselebrasi usai mencetak gol ke gawang West Bromwich Albion pada pertandingan Lanjutan Liga Inggris di stadion Old Trafford di Manchester, Inggris, Sabtu (21/11/2020). MU menang tipis atas West Bromwich Albion 1-0. (Alex Livesey / Pool via AP)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United (MU) menang tipis 1-0 saat menjamu West Bromwich Albion dalam lanjutan Liga Inggris pekan kesembilan di Old Trafford, akhir pekan lalu. Mereka menang secara kontroversial, berkat penalti Bruno Fernandes.

Terlepas hasil dari kemenangan tersebut, MU kini sudah mengetahui line-up penyerang terkuat mereka. Kekurangan terbesar klub raksasa Liga Inggris ini saat melawan West Brom sudah jelas.

Meskipun ada klaim dari beberapa orang bahwa MU tidak melakukan cukup banyak untuk memenangkan pertandingan, banyak dari mereka yang mengutip keberuntungan bahwa dewa penalti jatuh ke pangkuan MU, dan itupun diperjelas dengan statistik.

Mereka mengungkapkan bahwa MU memang unggul dengan nyaman dalam permainan, menikmati 64 persen penguasaan bola dan menciptakan 17 tembakan, tujuh di antaranya tepat sasaran.

Tidak heran banyak pujian pasca pertandingan diberikan kepada kiper Albion Sam Johnstone, yang beberapa kali melakukan penyelamatan terhadap aksi Marcus Rashford dan Anthony Martial pada pertandingan Liga Inggris itu. Ole Gunnar Solskjaer bahkan bercanda bahwa MU melakukan kesalahan dengan membiarkan Johnstone hengkang dari klub.

Simak Video Menarik Berikut Ini


Permintaan Terselubung

Gelandang Manchester United (MU), Bruno Fernandes usai mencetak ke gawang Everton di Goodison Park, Minggu (1/3/2020) (Foto: Doc Premier League)

Namun jelas MU seharusnya bisa jauh lebih klinis untuk menegaskan dominasi mereka di Old Trafford. Dari data metrik, angka United's Expected Goals adalah 2,47 dan West Brom 0,50, yang berarti mereka melakukan cukup banyak untuk mencetak lebih dari dua gol.

Pahlawan gol sekali lagi adalah Bruno Fernandes. Sebelumnya, dia pernah mengirimkan permintaan terselubung kepada rekan setimnya bagaimana mereka harus meningkatkan permainan.


Lebih Mudah

Bruno Fernandes dari Manchester United, kiri, mencetak gol pembuka timnya selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Everton dan Manchester United di stadion Goodison Park di Liverpool, Inggris, Sabtu, 7 November 2020. (Carl Recine / Pool

"Mereka memainkan sepak bola yang sangat bagus, mereka kuat di belakang [tetapi] saya pikir kami bisa melakukan jauh lebih baik di sepertiga akhir. Lebih sedikit passing, kami perlu melakukan lebih baik dengan tembakan, saya pikir semua orang setuju dengan ini," kata Fernandes.

"Penampilannya bagus tapi kami bisa lebih baik. Kami memiliki beberapa peluang. Mungkin jika kami mencetak gol di babak pertama maka permainan akan jauh lebih mudah." ​​


Tak Punya Banyak Waktu

Pemain Manchester United Bruno Fernandes (kedua kanan) bersama rekan-rekannya merayakan gol ke gawang Copenhagen pada perempat final Liga Europa di Cologne, Jerman, Senin (10/8/2020). Manchester United menang 1-0. (Wolfgang Rattay/Pool via AP)

"Karena mungkin mereka membuka permainan bagi kami. Tapi kami memiliki peluang dan semua orang setuju kami bisa tampil lebih baik dari ini. Kami telah menunjukkan bahwa kami memiliki kualitas lebih dari apa yang kami tunjukkan hari ini," ujar Fernandes.

Lanjut Baca:

Komentar tersebut akan memudahkan MU di tempat latihan dalam beberapa hari ke depan. Mereka tidak punya banyak waktu bersama untuk mempersiapkan pertemuan ini, karena Fernandes, Martial dan Edinson Cavani semuanya harus menjalani tugas internasional. Solskjaer mengklaim dia hanya punya waktu 20 menit untuk mempersiapkan diri dengan baik untuk West Brom.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya