FOTO: Melihat Madrasah Pertama untuk Transgender di Bangladesh

Ibu kota Bangladesh, Dhaka membuka madrasah pertama untuk transgender muslim

oleh Arny Christika Putri diperbarui 18 Nov 2020, 11:30 WIB
Madrasah Gratis Pertama untuk Transgender di Bangladesh
Ibu kota Bangladesh, Dhaka membuka madrasah pertama untuk transgender muslim
Anggota komunitas transgender belajar membaca Alquran di dalam Madrasah Dawatul Islam Tritio Linger untuk jenis kelamin ketiga, di Dhaka, Bangladesh, Selasa (17/11/2020). Ibu kota Bangladesh, Dhaka membuka madrasah pertama untuk transgender muslim pada 6 November 2020 lalu. (Munir Uz zaman/AFP)
Anggota komunitas transgender belajar membaca Alquran di dalam Madrasah Dawatul Islam Tritio Linger untuk jenis kelamin ketiga, di Dhaka, Bangladesh, Selasa (17/11/2020). Pendirian madrasah ini dianggap salah satu upaya Bangladesh untuk membuat hidup kaum LGBT lebih mudah. (Munir Uz zaman/AFP)
Anggota komunitas transgender belajar membaca Alquran di dalam Madrasah Dawatul Islam Tritio Linger untuk jenis kelamin ketiga, di Dhaka, Bangladesh, Selasa (17/11/2020). Akan ada lebih dari 150 siswa yang belajar mengenai mata pelajaran Islam dan kejuruan secara gratis. (Munir Uz zaman/AFP)
Anggota komunitas transgender belajar membaca Alquran di dalam Madrasah Dawatul Islam Tritio Linger untuk jenis kelamin ketiga, di Dhaka, Bangladesh, Selasa (17/11/2020). Ibu kota Bangladesh, Dhaka membuka madrasah pertama untuk transgender muslim pada 6 November 2020 lalu. (Munir Uz zaman/AFP)
Anggota komunitas transgender belajar membaca Alquran di dalam Madrasah Dawatul Islam Tritio Linger untuk jenis kelamin ketiga, di Dhaka, Bangladesh, Selasa (17/11/2020). Pendirian madrasah ini dianggap salah satu upaya Bangladesh untuk membuat hidup kaum LGBT lebih mudah. (Munir Uz zaman/AFP)
Seorang anggota komunitas transgender belajar membaca Alquran di dalam Madrasah Dawatul Islam Tritio Linger untuk jenis kelamin ketiga, di Dhaka, Bangladesh, Selasa (17/11/2020). Akan ada lebih dari 150 siswa yang belajar mengenai mata pelajaran Islam dan kejuruan secara gratis. (Munir Uz zaman/AFP)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya