Liputan6.com, Jakarta Untuk pertama kalinya, desainer di peragaan busana terbesar di Amerika Latin diwajibkan untuk memakai 50 persen modelnya yang keturunan Afro. Setelah kematian George Floyd yang menguncang dunia.
Advertisement
Untuk pertama kalinya, desainer di peragaan busana terbesar di Amerika Latin diwajibkan untuk memakai 50 persen modelnya yang keturunan Afro. Setelah kematian George Floyd yang menguncang dunia.
Diterbitkan 10 November 2020, 13:00 WIBLiputan6.com, Jakarta Untuk pertama kalinya, desainer di peragaan busana terbesar di Amerika Latin diwajibkan untuk memakai 50 persen modelnya yang keturunan Afro. Setelah kematian George Floyd yang menguncang dunia.
Advertisement