Marzuki: Panggil Antasari, Timwas Keluar dari Tugas

Ketua DPR Marzuki Alie menilai Timwas) kasus Bank Century telah keluar dari tugas karena memanggil mantan Ketua KPK Antasari Azhar soal bailout Bank Century senilai Rp 6,7 triliun.

oleh Liputan6Diterbitkan 12 September 2012, 15:00 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Ketua DPR Marzuki Alie menyesali sikap tim pengawas (Timwas) kasus Bank Century yang memanggil mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar. Menurut Marzuki, Timwas Century telah keluar dari tugasnya yang telah ditentukan dalam rapat paripurna.
 
"Yang jelas apa yang dilakukan (Timwas Century) ini sudah keluar dari konteks keputusan paripurna. Apalagi dikaitkan dengan indover dan lain-lain. Kenapa enggak dikaitkan dengan BLBI aja sekalian. Jadi ini menurut saya sudah keluar dari pada konteks tugas Timwas," kata Marzuki di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (12/9).

Menurut Marzuki, berdasarkan hasil rapat peripurna, tugas Timwas Century adalah mengawasi penegakan hukum dan recovery dari aset Bank Century. "Ini kok malah kembali lagi ingin melakukan penyelidikan penyidikan. Yah, ini mau di bawah keranah politik terus jadi ini tidak akan pernah selesai dan menghabiskan waktu. Kan kasihan bangsa ini membayar anggota DPR hanaya menghabiskan waktu," sesalnya.

Pemanggilan yang dilakukan Timwas Century merupakan tindak lanjut dari testimoni Antasari, beberapa waktu silam. Saat itu, Antasari mengungkap adanya rapat di Istana Negara pada 9 Oktober 2008. Antasari mengaku ada pembahasan mengenai penyelamatan Bank Indover, yang ditolak mentah-mentah olehnya.

Menurut Antasari, Bank Indover sudah mengalami kesulitan sejak 2000 dan tidak layak dibantu. Namun tak lama usai rapat, muncul kebijakan bailout Bank Century senilai Rp 6,7 triliun. Pihak Istana sudah memberi pernyataan soal rapat yang ditudingkan Antasari itu. Disebutkan bahwa rapat yang digelar itu membahas perekonomian global dan tidak membahas mengenai bailout century sebesar Rp 6,7 Triliun tersebut. (APY/ARI)
 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya