Keterlibatan Tentara dalam Kerusuhan Ambon Masih Diselidiki

Mabes Polri masih menyelidiki keterlibatan anggota TNI dalam kasus kerusuhan Ambon, Maluku, pascapertemuan Malino I, November 2001. Polri belum menemukan motif di balik semua kerusuhan tersebut.

oleh Liputan6Diterbitkan 23 Oktober 2002, 07:20 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Markas Besar Polri masih menyelidiki keterlibatan anggota TNI dalam kasus kerusuhan Ambon, Maluku, pascapertemuan Malino I, November 2001. Saat ini, Tim Penyidik Polri masih memeriksa intensif 13 tersangka yang diduga terlibat dalam 12 kasus kerusuhan di Ambon, termasuk penyerangan ke Desa Soya dan Lapangan Merdeka, Desa Porto. Demikian dikatakan Direktur Pidana Umum Mabes Polri Brigadir Jenderal Polisi Aryanto Sutanto di Jakarta, Selasa (22/10) siang.

Aryanto menegaskan, kerusuhan Ambon adalah kejadian yang dirancang aktor intelektual. Namun hingga kini, Polri belum menemukan motif di balik semua kerusuhan tersebut [baca: Polri Mewaspadai Sebuah Kelompok Kerusuhan Ambon]. "Ke-13 tersangka yang tengah diperiksa, diidentifikasi sebagai anggota kelompok Berthy Loupatty, otak pelaku kerusuhan," kata Aryanto. Hingga kini, Berthy masih buron termasuk tiga rekannya: Hans Nanlohy, Martin Tomasowa, dan Andrey Polhapesy.(DEN/Susanti Jo dan Yuli Sasmito)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya