Bola Ganjil: Prinsip Herbert Prohaska, Pemain Terbaik Austria Sepanjang Masa

Simak kisah Herbert Prohaska, pemain yang terbaik Austria sepanjang masa.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 01 September 2020, 15:00 WIB
Herbert Prohaska kala membela Timnas Austria. (Twitter)

Liputan6.com, Jakarta - Jauh sebelum Andi Herzog, Toni Polster, Andreas Ivanschitz, Christian Fuchs, Marko Arnautovic, hingga David Alaba yang baru saja membantu Bayern Munchen juara Liga Champions 2019/2020, Austria memiliki Herbert Prohaska.

Namanya jarang terdengar. Padahal Prohaska berstatus pemain terbaik Austria sepanjang sejarah.

Lahir di WIna pada 1955, Prohaska mulai menekuni sepak bola pada usia sembilan tahun. Dia mengasah kemampuan di klub lokal Vorwarts XI dan SC Ostbahn, sebelum bergabung dengan klub terbesar Austria Vienna pada 1972.

Debut di umur 16 tahun, Prohaska perlahan menahbiskan diri sebagai bagian penting. Tidak hanya di klub, dia juga membantu timnas lolos ke Piala Dunia 1978 demi mengakhiri penantian 20 tahun. Prohaska mencetak gol penentu kemenangan 1-0 atas Turki yang berbuah tiket turnamen utama.

Di sana Austria mampu melangkah ke fase grup putaran kedua. Namun, setelah dipastikan gagal mencapai semifinal, mereka justru mencatat hasil historis di laga tidak menentukan.

Austria menaklukkan juara bertahan Jerman Barat 3-2, yang kala itu membutuhkan hasil imbang untuk menembus 4 besar. Kemenangan ini merupakan hasil positif pertama mereka atas tetangga dalam 47 tahun.

Sebagai bagian tim tersebut, legenda Prohaska semakin besar. Permainannya juga terus berkembang. Kualitas dribel dan visi dalam mengirim umpan membuatnya mudah melukai lawan.

Prohaska pun berkembang melampaui sepak bola Austria. Maka ketika Serie A Italia membuka pintu bagi pemain asing pada 1980, dia tidak bisa menolak pinangan Inter Milan.

Selama delapan tahun membela Austria Vienna, Prohaska mencetak 62 gol dalam 259 pertandingan serta memenangkan tiga gelar liga dan empat titel piala domestik.

Saksikan Video Sepak Bola Austria Berikut Ini


Mengibarkan Inter Milan

Herbert Prohaska, pemain terbaik Austria sepanjang masa. (Twitter)

Prohaska tampil baik selama dua musim memperkuat I Nerazzurri dan mempersembahkan gelar Coppa Italia. Salah satu momen terbaik lainnya bersama klub adalah perannya ketika membuat rival sekota AC Milan nestapa.

Dia mencetak gol ke gawang I Rossoneri dan membantu Inter Milan berjaya jelang berakhirnya kompetisi. Hasil itu menambah keterpurukan AC Milan hingga terdegradasi pada 1981/1982.

Lanjut Baca:

Selepas Inter Milan, Prohaska kembali membela Austria di Piala Dunia. Sayang, dia gagal membawa negara melampaui capaian edisi sebelumnya. Mereka tetap terhenti di 8 besar. Tidak ada juga kesan positif. Yang ada Austria bermain mata dengan Jerman Barat pada partai pamungkas fase grup putaran pertama. Mereka tumbang 0-3 sehingga membuat kedua negara lolos ke putaran selanjutnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya