BPBD Sebut Hanya 1 Rumah yang Rusak Akibat Gempa Kembar Bengkulu

Gempa kembar Magnitudo 6,9 dan 6,8 mengguncang Bengkulu, Rabu pagi (19/8/2020).

oleh Liputan6.com diperbarui 19 Agu 2020, 15:00 WIB
Gempa kembar alias Doublet Earthquake dengan magnitudo di atas 6,0 melanda kawasan Bengkulu, Rabu pagi (19/8/2020). (Liputan6.com/ Ist)

Liputan6.com, Bengkulu - Gempa bumi Magnitudo 6,9 mengguncang Bengkulu, Rabu pagi (19/8/2020). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu menyebut, hanya satu rumah warga yang rusak parah akibat gempa bumi tersebut. 

Sekretaris BPBD Provinsi Bengkulu Edi Susanto mengatakan, rumah yang rusak itu yakni milik warga Desa Sungai Gerong, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu Yuliana.

"Sampai sekarang tidak ada laporan mengenai korban jiwa tetapi ada satu rumah di Kabupaten Lebong yang dinding dapurnya roboh, kalau yang lainnya tidak ada," kata Edi, Rabu (19/8/2020).

Edi juga memastikan tidak ada fasilitas publik baik itu perkantoran pemerintah daerah, jaringan air, listrik dan jalan yang mengalami kerusakan akibat gempa yang mengguncang Bengkulu Rabu pukul 05.23 WIB itu.

Selain itu, pihaknya juga menyiagakan sejumlah armada dan tim reaksi cepat (TRC) untuk mengantisipasi dan melakukan pertolongan kepada masyarakat jika terjadi gempa susulan.

Menurut Edi, pihaknya mengimbau masyarakat yang rumahnya rusak akibat gempa tersebut agar melapor ke BPBD di daerah masing-masing.

"Kami saat ini stand by saja, armada kita siapkan, tim TRC juga kami siagakan kalau ada gempa susulan dan sejauh ini kalau dampak kerusakan selain yang di Lebong itu tidak ada," katanya.

Sebelumnya, gempa kembar bermagnitudo 6,9 dan 6,8 mengguncang Bengkulu pada pukul 05.23 WIB dan gempa tersebut sempat membuat masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah.

Simak juga video pilihan berikut ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya