Cegah Euforia Berlebihan MU Lolos Liga Champions, Solskjaer Ceramahi Pemain di Kamar Ganti

Manchester United (MU) telah memastikan satu tempat di Liga Champions musim depan.

oleh Marco TampubolonDiterbitkan 28 Juli 2020, 17:30 WIB
Para pemain Manchester United merayakan gol yang dicetak oleh Jesse Lindgard ke gawang Leicester City pada laga Premier League di Stadion King Power, Minggu (26/7/2020). Manchester United menang dengan dua gol tanpa balas. (Oli Scarff/Pool via AP)

Liputan6.com, Jakarta Manajer Manchester United (MU), Ole Gunnar Solskjaer, enggan terlena dengan keberhasilan timnya melaju ke Liga Champions musim depan. Solskjaer bahkan buru-buru mengentikan kemeriahan perayaan yang berlangsung usai laga terakhir MU di ajang Liga Inggris Premier League musim ini. 

Pada pertandingan terakhir, MU berhasil mengalahkan tuan rumah Leicester City 2-0. Tambahan tiga poin mengantar Setan Merah ke posisi ketiga pada papan klasemen dengan torehan 66 poin. 

Poin yang sama juga diraih Chelsea yang juga memetik tiga poin di laga terakhir. Hanya saja, The Blues harus rela berada di peringkat keempat setelah tertinggal agregat gol atas Setan Merah. 

Perjuangan MU finis di posisi tiga besar sebenarnya terbilang cukup fenomenal. Bruno Fernandes Cs berhasil bangkit setelah tertinggal 14 poin dari Leicester saat kompetisi masih menyisakan 12 laga.

 

 

 

 

 

 

 

Saksikan juga video menarik di bawah ini


Kebangkitan MU

Bek Manchester United, Luke Shaw, menghadang pemain Leicester City, James Maddison, pada laga Premier League di Stadion King Power, Minggu (3/2). Manchester United menang 1-0 atas Leicester City. (AP/Rui Vieira)

Sejak kompetisi kembali bergulir, MU sama sekali tidak terkalahkan di ajang Liga Inggris. Poin demi poin berhasil mereka kumpulkan sampai akhirnya mampu merangsek hingga ke posisi 3 besar. 

Ternyata, kehebatan MU tidak hanya bersumber dari kecerdikan Solskjaer dalam meramu strategi. Bukan juga melulu pada 'sihir' Bruno Fernandes yang piawai mengatur ritme permainan Setan Merah. Kebangkitan MU juga tidak lepas dari agitasi yang disampaikan Solskjaer kepada para pemainnya. 

Hal ini kembali dilakukannya saat MU memastikan tempat di Liga Champions. Usai partai terkahir, Solskjaer segera menemui para pemainnya di ruang ganti dan menyampaikan 'pidato'nya.

 


Omongan di Ruang Ganti

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer merayakan kemenangan timnya atas Chelsea usai pertandingan lanjutan Liga Inggris di Stamford Bridge, London (18/2/2020). MU menang 2-0 atas Chelsea. (AFP Photo/Glyn Kirk)

Seperti dilansir Metro.co.uk, Solskjaer memuji penampilan para pemainnya dan menyatakan mereka layak mendapatkan tiket ke Liga Champions. Namun dia tidak ingin mereka terlena dan mengingatkan agar momen itu dijadikan cambuk bagi para pemain dalam meningkatkan kemampuan mereka.

Solkajer mengingatkan, bila musim depan justru lebih berat dari sekarang. Sebab pandemi virus Corona COVID-19 telah berimbas kepada keuangan tim sehingga MU tidak leluasa belanja pemain.

MU bakal memaksimalkan pemain yang ada termasuk amunisi-amunisi muda. Solkjaer pun berharap para pemain membiasakan diri bermain dalam tekanan bila ingin melangkah ke level yang lebih tinggi.

Lanjut Baca:

Dalam jumpa pers usai pertandingan, Solskjaer juga menegaskan bahwa dia tidak lagi bisa dengan leluasa merotasi para pemain di Liga Champions. Pasalnya, pada kompetisi ini tidak banyak memberi kesempatan untuk menyimpan pemain terbaik seperti yang bisa dilakukannya pada Europa League.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya