Wirakarya 2020 Akan Jadi Konferensi dan Pameran UMKM Virtual Pertama di Indonesia

Wirakarya 2020 diklaim sebagai pameran UMKM virtual pertama di Indonesia yang mengusung konsep digital.

oleh IskandarDiterbitkan 23 Juli 2020, 13:00 WIB
Wirakarya 2020

Liputan6.com, Jakarta - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), BPP AKU, dan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) memprakarsai acara Wirakarya 2020, konferensi dan pameran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) virtual.

Tujuan konferensi dan pameran virtual ini untuk membangkitkan kembali industri UMKM yang terdampak pandemi Covid-19. Juga untuk tetap menjaga semangat berwirausaha dan sekaligus mematuhi pembatasan sosial pada masa PSBB transisi.

Kegiatan ini sekaligus dilakukan untuk memperingati hari jadi Koperasi, yang jatuh pada 12 Juli.

Acara ini juga diklaim sebagai pameran UMKM virtual pertama di Indonesia yang mengusung konsep digital dan bertujuan untuk merangkul pelaku UMKM agar mulai bertransformasi ke arah digitalisasi.

Mengutip siaran pers yang diterima, Kamis (23/7/2020), acara ini akan dilaksanakan pada 24-26 Juli 2020 dan dapat diakses melalui www.wirakarya.sme.id.

Hal menarik dari event virtual ini adalah pengunjung tetap merasakan sensasi kegiatan pameran offline pada biasanya, di mana tersedia panggung utama, stan pameran dan kelas workshop bagi mereka yang ingin mengikuti sesi seminar.

Konsep Interaktif

Pengunjung melihat kain selama pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) di Jakarta, Jumat (12/7/2019). Pameran KKI 2019 ini berlangsung selama 3 hari menampilkan produk-produk UMKM RI mulai dari kain, pakaian, tas, hingga berbagai kuliner seperti kopi buatan anak negeri. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

GKR Mangkubumi selaku Ketua BPP AKU mengatakan bahwa yang membedakan event pameran virtual yang Wirakarya selenggarakan dengan platform marketplace yang ada saat ini adalah: Pertama, pengunjung tidak perlu melakukan download aplikasi untuk dapat menikmati acara ini.

"Hal ini bertujuan untuk mengajak para pelaku UMKM dan masyarakat umum untuk beradaptasi kepada perkembangan teknologi," ujarnya.

Kedua, Mangkubumi melanjutkan, pameran virtual Wirakarya 2020 menyajikan konsep promosi pemasaran produk-produk UMKM dengan cara interaktif sehingga pengunjung tidak hanya dapat melihat display produk-produk yang dijual saja.

"Melainkan juga dapat melihat secara langsung proses produksi, cara pemakaian produk, hingga bentuk atau konsep kerjasama yang ditawarkan," ucapnya.

 

Topik UMKM di Era Digitalisasi

Pemilik showroom dan bengkel Gitar "music666", Ridwan dan Rudi mendemonstrasikan gitar yang akan dijual secara daring di Ciledug, Tangerang, Rabu (22/7/2020). Pemerintah menargetkan 10 juta usaha mikro kecil menengah (UMKM) pada tahun ini terhubung dengan platform digital (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Selain itu, pengunjung dapat menikmati rangkaian kegiatan yang menambah pengetahuan melalui acara talkshow, eksklusif workshop, dan sharing workshop yang menampilkan topik-topik mengenai mikro usaha UMKM di era digitalisasi.

"Dengan diselenggarakan kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan motivasi bagi pelaku UMKM untuk terus berkarya dalam tantangan pandemi dan era digital, sehingga mampu menguatkan sektor ekonomi bangsa Indonesia,” ujar Mangkubumi memungkaskan.

(Isk/Ysl)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya