Liputan6.com, Manokwari: Gempa bumi yang disertai badai tsunami menimpa kawasan Teluk Doreri, Manokwari, Papua, Kamis (10/10) sekitar pukul 21.26 WIT. Akibatnya, sejumlah tempat seperti di Sanggeng, Wosi, dan Wirsi terendam air setinggi 30 sentimeter. Gempa juga memutuskan aliran listrik, sehingga membuat Kota Manokwari gelap gulita. Hingga berita ini dibuat belum ada laporan tentang korban jiwa akibat gempa tersebut.
Menurut Kantor Berita Antara, warga Manokwari berhamburan ke luar rumah untuk menyelamatkan diri saat merasakan gempa. Mereka kemudian mendirikan tenda-tenda di jalan raya sebagai tempat berlindung. Sebelumnya sekitar pukul 19.50 waktu setempat, Manokwari juga diguncang gempa berkekuatan 6,4 skala Richter. Pusat gempa diperkirakan berada di laut sekitar 99 kilometer selatan Manokwari.
Gempa terakhir melanda Kota Jakarta dan sekitarnya Agustus silam. Saat itu, gempa tektonik berkekuatan 5,2 skala Richter, menggoyahkan sejumlah gedung bertingkat di Ibu Kota. Getaran gempa juga dirasakan warga Lampung. Sejumlah wisatawan di Pantai Carita, Serang, Banten, juga merasakan gempa tersebut. Pusat gempa berkekuatan sedang itu diperkirakan berada di Samudera Hindia. Khususnya di sekitar Selat Sunda atau sekitar 130 kilometer sebelah selatan Pulau Panaitan [baca: Gempa Berkekuatan 5,2 Richter Mengguncang Jakarta].(DEN)
Menurut Kantor Berita Antara, warga Manokwari berhamburan ke luar rumah untuk menyelamatkan diri saat merasakan gempa. Mereka kemudian mendirikan tenda-tenda di jalan raya sebagai tempat berlindung. Sebelumnya sekitar pukul 19.50 waktu setempat, Manokwari juga diguncang gempa berkekuatan 6,4 skala Richter. Pusat gempa diperkirakan berada di laut sekitar 99 kilometer selatan Manokwari.
Gempa terakhir melanda Kota Jakarta dan sekitarnya Agustus silam. Saat itu, gempa tektonik berkekuatan 5,2 skala Richter, menggoyahkan sejumlah gedung bertingkat di Ibu Kota. Getaran gempa juga dirasakan warga Lampung. Sejumlah wisatawan di Pantai Carita, Serang, Banten, juga merasakan gempa tersebut. Pusat gempa berkekuatan sedang itu diperkirakan berada di Samudera Hindia. Khususnya di sekitar Selat Sunda atau sekitar 130 kilometer sebelah selatan Pulau Panaitan [baca: Gempa Berkekuatan 5,2 Richter Mengguncang Jakarta].(DEN)