FOTO: Aksi Parkour di Reruntuhan Bangunan Bekas Perang Suriah

oleh Arny Christika PutriDiterbitkan 21 Juni 2020, 09:00 WIB
Aksi Parkour di Reruntuhan Puing Bangunan
Kota yang luluh lantak akibat bombardir pasukan rezim tak menghentikan hobi para remaja di kota Binnish di provinsi barat laut Idlib, Suriah
Seorang pemuda Suriah melakukan parkour di atas reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan pasukan rezim di kota Binnish di provinsi barat laut Idlib pada 17 Juni 2020. Parkour merupakan olahraga ketangkasan yang terdiri dari lari, melompat, salto dan berayun. (Abdulaziz KETAZ / AFP)
Pemuda Suriah melakukan olahraga ekstrem parkour di atas reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan pasukan rezim di kota Binnish di provinsi barat laut Idlib pada 17 Juni 2020. Parkour merupakan olahraga ketangkasan yang terdiri dari lari, melompat, salto dan berayun. (Abdulaziz KETAZ / AFP)
Seorang pemuda Suriah melakukan parkour di atas reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan pasukan rezim di kota Binnish di provinsi barat laut Idlib pada 17 Juni 2020. Parkour merupakan olahraga ketangkasan yang terdiri dari lari, melompat, salto dan berayun. (Abdulaziz KETAZ / AFP)
Pemuda Suriah melakukan olahraga ekstrem parkour di atas reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan pasukan rezim di kota Binnish di provinsi barat laut Idlib pada 17 Juni 2020. Parkour merupakan olahraga ketangkasan yang terdiri dari lari, melompat, salto dan berayun. (Abdulaziz KETAZ / AFP)
Warga menyaksikan pemuda Suriah melakukan parkour di atas reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan pasukan rezim di kota Binnish, Idlib pada 17 Juni 2020. Parkour merupakan olahraga ketangkasan yang terdiri dari lari, melompat, salto dan berayun. (Abdulaziz KETAZ / AFP)
Seorang pemuda Suriah melakukan parkour di atas reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan pasukan rezim di kota Binnish di provinsi barat laut Idlib pada 17 Juni 2020. Parkour merupakan olahraga ketangkasan yang terdiri dari lari, melompat, salto dan berayun. (Abdulaziz KETAZ / AFP)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya