Liputan6.com, Jakarta Ketua Umum PBNU Said Awil menilai keputusan pemerintah membatalkan ibadah haji 2020 terburu-buru. Padahal Arab Saudi belum memutuskan nasib ibadah haji 2020.
Advertisement
Ketua Umum PBNU Said Awil menilai keputusan pemerintah membatalkan ibadah haji 2020 terburu-buru. Padahal Arab Saudi belum memutuskan nasib ibadah haji 2020.
Diterbitkan 06 Juni 2020, 15:00 WIBLiputan6.com, Jakarta Ketua Umum PBNU Said Awil menilai keputusan pemerintah membatalkan ibadah haji 2020 terburu-buru. Padahal Arab Saudi belum memutuskan nasib ibadah haji 2020.
Advertisement