BRI Siapkan Strategi Hadapi New Normal

BRI bakal menerapkan beberapa protokol seperti penyesuaian jam kerja saat New Normal.

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiperbarui 05 Juni 2020, 20:35 WIB
Dok. PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk.

Liputan6.com, Jakarta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menyiapkan sejumlah strategi guna menghadapi era tatanan hidup baru atau The New Normal.

Ada tiga indikator yang menjadi fokus utama dalam keberlanjutan bisnis perseroan, yakni pekerja dan jaringan, teknologi (IT) dan digital, serta proses bisnis.

Mengutip paparan BRI dalam acara virtual halal bihalal direksi dengan pemimpin media, Jumat (5/6/2020), untuk pekerja dan jaringan, BRI bakal menerapkan beberapa protokol seperti penyesuaian jam kerja, aturan physical distancing bagi pekerja dan nasabah, serta fasilitas preventif semisal masker dan wastafel.

Dalam hal pekerja dan jaringan, BRI juga akan menerapkan pola kerja yang fleksibel, transformasi kantor cabang, alternatif coworking space, hingga penerapan protokol kesehatan.

Sementara untuk IT dan digital, perseroan siap mengoptimalisasi inisiatif digital melalui beberapa program. Antara lain BRIStars, BRISpot, BRISIM, dan BRISMART.

 

Langkah Lain

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bergerak cepat untuk beradaptasi dengan kondisi The New Normal akibat pandemi Covid-19.

Selain itu, BRI juga akan menyiagakan kehandalan sistem dan jaringan serta kemanan di sisi teknologi saat menjalani proses digitalisasi yang masif.

Sedangkan dalam proses bisnis, perbankan akan menjaga kualitas dengan cara restrukturisasi sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 11 Tahun 2011.

Tak hanya itu, BRI juga hendak tumbuh selektif pada beberapa sektor seperti pertanian, obat-obatan,alat kesehatan, e-commerce, dan logistik.

BRI juga mengubah produk, bisnis proses dan operasional dengan menyesuaikan pada perilaku masyarakat. Seperti menghadirkan pinjaman dan simpanan digital hingga tumbuh secara selektif.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya