George Floyd Tewas dan Fenomena Blackout Tuesday, Ini 6 Film Keren Relasi Kulit Hitam dan Putih

Mengenang George Floyd, kami ajak Anda menonton relasi kulit putih dan hitam dalam sinema. Semoga 6 film ini menebalkan toleransi ke sesama.

oleh Wayan DianantoDiterbitkan 03 Juni 2020, 13:20 WIB
Sketsa George Floyd. (Foto: Instagram @michelleobama)

Liputan6.com, Jakarta - Tagar #blacklivesmatter dan #blackouttuesday digemakan warganet di seluruh dunia untuk mengenang kepergian warga Afrika-Amerika, George Floyd. George Floyd tewas pada 25 Mei 2020. Belakangan diketahui, George Floyd meninggal di tangan polisi kulit putih.

Sebuah foto viral memperlihatkan polisi bernama Derek Chauvin menindih leher George Floyd hingga tak bisa bernapas kemudan tewas. Tragedi ini memicu gelombang protes di berbagai belahan dunia. Sejumlah selebritas Hollywood turun ke jalan mengecam aksi tak berperikemanusiaan ini.

Kematian George Floyd mengingatkan dunia, aksi rasialisme masih menjadi ancaman kemanusiaan. Di luar tagar #blacklivesmatter dan #blackouttuesday, Hollywood belakangan kerap memproduksi film bertema relasi kulit hitam dan putih. Kali ini, Showbiz Liputan6.com memilih 6 film untuk Anda. Simaklah.


The Help (2011)

Poster film The Help. (Foto: IMDb/ DreamWorks Pictures)

“Apa Anda tidak lelah, Nyonya?” tanya pembantu kulit hitam Aibileen (Viola Davis) kepada majikannya, Hilly (Bryce Dallad Howard) saat difitnah mencuri perkakas rumah tangga. Ia lalu diusir tanpa pesangon. Di era 1960-an, itu hal lumrah. Putri Hilly, Mae, yang masih balita menangisi kepergian Aibileen.

Sebelum pamit, Aibileen memeluk Mae lalu berkata, “You is kind. Uou is smart. You is important.” Aibi pergi dengan air mata berlinang. “Aibi, Aibi…” seru Mae sambil memukuli kaca jendela. Adegan akhir The Help ini membuat hati penonton ambyar. Menonton berkali-kali film ini, mata masih saja berkaca.

 


2. 12 Years A Slave (2013)

Poster film 12 Years A Slave. (Foto: IMDb/ Regency Enterprises)

Tergoda masa depan cerah sebagai pemain biola dengan bayaran 1 dolar AS per hari dan 3 dolar untuk setiap pertunjukan, Solomon (Chiwetel Ejiofor) meninggalkan istri dan dua anaknya.

Nahas, Solomon malah dijadikan budak di Amerika Selatan dengan nama baru, Platt. Menampilkan akting terbaik Chiwetel Ejiofor dan Lupita Nyong’o, 12 Years A Slave adalah Film Terbaik Oscar pertama dalam sejarah yang digarap sineas kulit hitam Steven McQueen.


3. Get Out (2017)

Poster film Get Out. (Foto: IMDb/ BlumHouse Productions)

Topik rasialisme? Aduh, berat banget! Ya sudah, tonton Get Out saja. Thriller soal kunjungan fotografer kulit hitam Chris (Daniel Kaluuya) ke rumah pacar, Rose (Allison Williams). Rose yang berkulit putih meyakinkan Chris, orang tuanya akan bersikap hangat.

Lanjut Baca:

“Apa warna kulit penting? Ayahku akan memilih Obama jadi presiden untuk kali ketiga jika memungkinkan,” ucap Rose. Apes, sikap hangat keluarga Rose tak berlangsung lama. Yang terjadi berikutnya, rentetan teror. Naskah Get Out ditulis Jordan Peele. Lewat film ini, ia jadi penulis naskah (asli) keturunan Afrika-Amerika pertama yang meraih Piala Oscar.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya