Cerita Paul Gascoigne Buang Hajat di Kaus Kaki Gennaro Gattuso

Tidak banyak yang tahu Paul Gascoigne pernah satu tim dengan Gennaro Gattuso.

oleh Gregah NurikhsaniDiterbitkan 25 Mei 2020, 08:10 WIB
Gennaro Gattuso saat bermain untuk Glasgow Rangers.

Jakarta - Tidak banyak yang tahu Paul Gascoigne pernah satu tim dengan Gennaro Gattuso? Kebersamaan mereka menghadirkan banyak kisag unik.

Satu di antaranya adalah ketika Gascoigne dengan sengaja membuang kotorannya di dalam kaus kaki Gattuso pada hari pertamanya menginjakkan kaki di Glasgow.

Gennaro Gattuso yang kala itu masih berusia 19 tahun resmi bergabung dengan Rangers dari klub Italia, Perugia, pada April 1997. Keterlambatan registrasi dari FIGC (PSSI-nya Italia) membuat Gattuso telat bergabung dengan Rangers. Alhasil, ia harus menunggu sampai musim Liga Skotlandia berakhir.

Manajer Rangers ketika itu, Walter Smith, mengetahui bakat Gattuso ketika menyaksikan sebuah turnamen sepak bola untuk usia muda di Prancis. Tanpa pikir panjang, Smith menghampiri Gattuso dan menawarkannya bergabung. Saat itu, sang gelandang bertenaga kuda itu tak bisa berbahasa Inggris.

Ketidakmampuannya dalam berbahasa Inggris membuat Gattuso, Smith, dan beberapa pemain lain di Rangers kesulitan berkomunikasi. Untungnya saat itu, ada Gascoigne. Gelandang tempramental itu didaulat menjadi penerjemah bahasa buat Gattuso.

Skill berbahasa Italia Gascoigne didapat ketika ia membela Lazio selama tiga tahun mulai dari 1992 hingga 1995. Smith tentunya berharap Gascoigne bisa membantu Gattuso agar lancar berkomunikasi pada tahun pertamanya di Rangers.

Akan tetapi, Paul 'Gazza' Gascoigne tampaknya tak mau sekadar menjadi translator saja. Memang dasar dirinya kerap melakukan tindakan kontroversial, mantan gelandang Timnas Inggris itu jahil dengan membuang fesesnya ke dalam kaus kaki Gattuso.

"Hari-hari pertama saya di Glasgow, Paul Gascoigne buang hajat di kaus kaki saya," kata Gattuso.

"Dia melakukan itu saat saya sedang mandi. Ketika kembali, saya mencium bau kotoran manusia dan itu berasal dari kaus kaki saya," sambung Gennaro Gattuso.

 


Berkawan Baik Setelahnya

Paul Gascoigne dan Gennaro Gattuso. (Dok. Twitter/Rangers FC)

Pada awalnya, guna mengatasi homesick para pemain asing barunya, Walter Smith memboyong empat pemain Italia sekaligus. Selain Gattuso, ada Lorenzo Amoruso (Fiorentina), Sergio Porrini (Juventus), dan Marco Negri (Perugia). Namun pada akhirnya, justru Gattuso lebih lengket dengan Gascoigne.

Pernah suatu ketika, Smith dibuat geleng-geleng kepala karena Gattuso tidak bisa mengontrol diri saat latihan. Banyak pemain Rangers yang cedera akibat tekel keras Gattuso. Smith lalu memerintahkan Gascoigne untuk berbicara kepada Gattuso dan pemain Italia lainnya agar lebih kalem.

Lanjut Baca:

Dasar Gascoigne, alih-alih berbicara baik-baik, ia malah 'memberi pelajaran' dengan membuang hajat di kaus kaki Gattuso. Selain itu, Gascoigne juga meminta Gattuso tidak menurunkan intensitas gaya latihan barbar. Lalu, apakah hubungan keduanya memburuk? Justru tidak. Gascoigne merupakan sosok yang membantu perkembangan karier Gattuso selama di Rangers. Tak cuma berkawan baik di atas lapangan, di luar lapangan, keduanya bak sahabat kental. Gascoigne seringkali mengajak Gattuso berbelanja pakaian bareng. Dalam satu kesempatan, ia pernah 'menraktir' Gattuso belanja pakaian hingga habis 10.000 pounds.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya