10 Mei 2020: Ada 248.690 Kasus ODP dan 30.317 PDP di Indonesia

Gugus Tugas Penanganan COVID-19 menyatakan masih adanya penambahan ODP dan PDP di Indonesia

oleh Giovani Dio PrasastiDiperbarui 10 Mei 2020, 16:42 WIB
Aktivitas tim medis saat menangani pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona atau COVID-19 di ruang isolasi Gedung Pinere, RSUP Persahabatan, Jakarta Timur, Rabu (4/3/2020). Sebanyak 10 dari 31 pasien yang dipantau dan diawasi RSUP Persahabatan merupakan pasien rujukan. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Indonesia mengungkapkan masih adanya peningkatan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terkait virus corona.

Pada hari ini, mereka mencatat penambahan ODP COVID-19 bertambah sebanyak 1.843 sehingga secara total menjadi 248.690 kasus.

Sementara itu, kasus PDP bertambah sebanyak 627 sehingga hingga hari ini dilaporkan 30.317 kasus PDP COVID-19.

"Kemudian konfirmasi positif yang kita dapatkan pada hari ini sebanyak 387, sehingga totalnya menjadi 14.032," kata Juru Bicara Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto dalam siaran persnya dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta pada Minggu (10/5/2020).

Sementara itu, angka kematian pada hari ini secara total sebanyak 973 dna kasus kesembuhan keseluruhan mencapai 2.698.

"Mari kita cermati angka-angka ini. Inilah gambaran-gambaran kita apakah kita telah melaksanakan dengan baik kebiasaan untuk mencuci tangan dengan menggunakan sabun, memakai masker, menjaga jarak, dan tetap berada di rumah," kata Yuri.

"Inilah jawaban yang mungkin bisa kita jawab masing-masing," tambahnya.

Saksikan Juga Video Menarik Berikut Ini

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya