Deretan Orang Kaya Indonesia yang Miliki Klub Bola Luar Negeri, Ada Erick Thohir

Berikut ini orang-orang kaya Indonesia yang memiliki, atau pernah memiliki saham di klub-klub luar negeri.

oleh Gregah NurikhsaniDiterbitkan 01 Mei 2020, 14:50 WIB
Kolase - Bakrie (pemilik Brisbane, FC Vise), Hartono Djarum (klub Serie C), Iman Arief (Leicester), Sihar Sitorus (FC Verbroedering Dender), Erick Thohir (DC United, Inter) (Bola.com/Adreanus Titus)

Jakarta- Erick Thohir sempat membuat heboh publik Tanah Air ketika mengakuisisi saham Inter Milan sebesar 70 persen yang sebelumnya dimiliki oleh Massimo Moratti. Lalu, ada juga Yusuf Mansur yang memiliki 10 persen saham milik Lechia Gdansk.

Erick Thohir membeli Inter Milan pada 2013 silam. Menurut data dari Forbes, petinggi Persib Bandung itu menggelontorkan dana mencapai 480 juta dolar AS (saat itu kurs masih Rp6,7 triliun).

Namun, kekuasaan Thohir hanya bertahan tiga tahun saja. Pada 2016, ia melepas 39 persen sahamnya ke Suning Group, perusahaan multinasional asal China.

Pada Januari 2019, Thohir menjual seluruh sahamnya yang tersisa 31 persen di Inter Milan kepada perusahaan asal Hong Kong Lion Rock. Haknya di La Beneamata pun sudah tidak ada lagi.

Sebelum membeli saham mayoritas Inter, Thohir juga sempat diakuisisi klub Major League Soccer (MLS) atau Liga Utama Amerika Serikat, DC United pada 2012. Thohir bersama rekannya, Jason Levien, membeli saham DC United sebesar 78 persen.

Kebersamaannya bersama DC United berakhir pada Agustus 2018. Semua sahamnya dipegang oleh Levien, sementara Thohir hanya berstatus co-president bersama Stephen Kaplan.

Yusuf Mansur, ustadz kondang Indonesia, melalui perusahaan financial technology (fintech) miliknya, Paytren juga memiliki sekira 10 persen saham Lechia Gdansk. Klub asal Polandia itu adalah tempat Egy Maulana Vikri menimba kariernya saat ini.

Disebut-sebut, Yusuf Mansur harus merogoh kocek sebesar 2,5 juta euro (Rp41 miliar) untuk memiliki saham minoritas di Gdansk. Ia membelinya pada 2018 silam.

Selain Erick Thohir dan Yusuf Mansur, berikut ini orang-orang kaya Indonesia yang memiliki, atau pernah memiliki saham di klub-klub luar negeri.


Hartono (Djarum Group) - Como 1907

Perwakilan Djarum Foundation, Budi Hartono (kanan) bersiap menyerahkan penghargaan kepada Bert T Polii (kiri) di Jakarta, Rabu (24/6/2015). Tim Bridge Indonesia berhasil menjuarai APBF Championship 2015 di Bangkok. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Djarum Group, melalui SENT Entertainment LTD, menginvestasikan manuver bisnisnya dengan membeli klub Serie C, Como 1907. Dikutip dari Laprovincia di Como, perusahaan ini dikuasai oleh Robert Budi Hartono dan Michael Bambang.

Keduanya adalah pemilik Djarum dan masuk deretan orang paling kaya di Indonesia. Menurut kabar yang berhembus di Italia, Hartono dan Bambang sudah melakukan negosiasi sejak April 2019.

Lanjut Baca:

Suntikan dana dari duo Djarum itu tak lepas dari usaha Como yang tengah bangkit pada 2017 pasca dinyatakan bangkrut pada 2004. Padahal, pada musim 2002-2003, mereka sempat merasakan atmosfer Serie A.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya