Indonesia Ikut Desak Miliarder Lebih Terlibat Tuntaskan Kemiskinan di Dunia

82 persen masyarakat mendesak para miliarder untuk turun tangan berkontribusi mendanai program SDGs.

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiterbitkan 30 April 2020, 21:00 WIB
Ilustrasi Miliarder (Liputan6.com/Deisy)

Liputan6.com, Jakarta

 

Pendidikan

Ilustrasi miliarder (iStock)
Survey tersebut juga menemukan, orang dengan level pendidikan lebih tinggi lebih menyukai miliarder yang berperan, dengan dukungan 85 persen dibanding 74 persen dari mereka dengan pendidikan yang lebih rendah.
 
Di sisi lain, beberapa pakar memperingatkan adanya risiko pada tenggat SDGs di 2030. Seperti lesunya perekonomian global akibat perang melawan corona, pembiayaan publik yang mengering, hingga kerjasama internasional yang berkurang. 
 
Seperti diutarakan Jeffrey Sachs, Kepala United Nations Sustainable Development Solutions Network (UN SDSN). Menurutnya, pemerintah dunia perlu mengenakan pajak atas kekayaan bersih, terutama setelah adanya bencana virus corona saat ini.
 
"Anggaran di berbagai negara berantakan. Ketimpangan (sosial) ditambah wabah Covid-19 mengarahkan kepada terjadinya krisis sosial yang mendalam," ujar dia.
 
 
 
 

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya