Merekam Keseharian Warga di Episentrum Pandemi Covid-19 Italia

Dari ruang tamu hingga kamar tidur, Nicole Quarantini jalankan profesinya sebagai model, penyiar, dan DJ selama pandemi Covid-19 yang mencengkeram Italia.

oleh Marco TampubolonDiterbitkan 28 April 2020, 21:30 WIB
Nicole Quarantini, salah seorang warga Brescia, Italia yang enggan mengubur mimpinya di tengah pandemi Covid-19 yang mencengkeram Italia (Nicole Quarantini untuk Liputan6.com)

Liputan6.com, Brescia - Seperti sebagian besar masyarakat Italia, Nicole Quarantini, juga sempat meremehkan virus Corona Covid-19. Wanita berusia 32 tahun itu tidak menyangka, virus yang awalnya ditemukan di Wuhan, Cina, itu bakal mengubah kehidupannya, setidaknya dalam hampir dua bulan terakhir ini.

Sejak 9 Maret lalu, Nicole benar-benar 'terpenjara' di rumahnya. Pemerintah Italia menerapkan aturan lockdown untuk mencegah penularan virus yang terus meningkat dan menewaskan ribuan orang.

Kebijakan ini mengubah kehidupan Nicole 180 derajat. Tidak ada lagi kilatan kamera yang menerangi wajahnya. Lampu kelap-kelip yang ikut menari saat dia memainkan DJ Set-nya juga dipadamkan.

Semua warga diminta di rumah. Hanya objek-objek vital seperti rumah sakit dan pusat perbelanjaan yang diizinkan buka. Selain yang punya izin khusus, warga hanya boleh keluar rumah untuk berobat dan berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Sejak penerapan lockdown, perjalanan terjauh Nicole hanya ke pusat perbelanjaan di dekat rumahnya.

"Saya mulai khawatir saat temanku dari luar negeri menghubungi dan menanyakan kabarku," ujar Nicole membuka percakapannya dengan Liputan6.com. "Yang saya khawatirkan bukan diriku, tapi keluargaku dan saudara yang usianya lebih tua," kata Nicole menambahkan.

Nicole tinggal pada salah satu permukiman di Brescia, Lombardy. Selain Bergomi, kota yang berada di sebelah utara tersebut merupakan pusat penyebaran virus Corona Covid-19 di Negeri Pizza.

Sebelum pemerintah menerapkan kebijakan lockdown nasional, Lombardy sudah lebih dulu diisolasi. Kengerian bahkan sempat dirasakan Nicole dan keluarga pada pekan-pekan pertama penerapan lockdown. Hampir setiap setengah jam terdengar sirene ambulans meraung-raung.

"Itu sangat gila, seperti di film-film saja," ujar Nicole.

 


Tinggal Bersama Orang Tua

Nicole Quarantini menempatkan DJ set di meja makan rumahnya yang digunakan saat tampil secara livestreaming di Radio Studio Piu (Istimewa)

Di kota Brescia, Nicole tinggal bersama orangtua dan kakaknya. Mereka menempati rumah yang terbilang nyaman dengan halaman luas. Lokasinya tidak jauh dari pusat kota. Meski di kawasan epicentrum, Nicole masih beruntung karena di sekitar rumahnya, tidak ada yang terjangkit Covid-19.

Meski demikian, berdiam diri di dalam rumah bukanlah kebiasaan Nicole. Sebelum pandemi melanda Italia, kegiatan sehari-harinya terbilang sangat padat.

Sebagai DJ profesional dia kerap mendapat tawaran manggung di sejumlah tempat. Dalam dua tahun terakhir dia juga aktif sebagai penyiar di Radio Studio Piu. Belum lagi bila ada tawaran pemotretan iklan. Sebagai model paruh waktu, Nicole mengaku dalam sebulan bisa mengikuti dua atau tiga kali pemotretan.

Lanjut Baca:

Akhir tahun lalu, Liputan6.com juga sempat bertemu Nicole saat bekerja sebagai model bagi gerai suspensi Showa pada pameran kendaraan roda dua terbesar di dunia EICMA yang berlangsung di kota Milan. Saat itu dia ditemani Alessandra Bergomi yang juga tinggal di daerah Brescia. Tidak ada yang bisa dilakukan Nicole untuk mengembalikan rutinitasnya di saat pandemi virus Covid-19. Namun dia juga tidak mau menyerah begitu saja. Dalam ruang yang serba terbatas, Nicole memilih tetap menjalani harinya dengan penuh warna sembari merawat talenta yang dimilikinya selama ini. "Seperti yang lainnya, pendapatan saya tentu saja menurun, tapi positifnya saya pengeluaran untuk belanja dan makan malam juga berkurang drastis," ujarnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya