BRILian Fight Covid-19 Sukses Galang Donasi Rp 7,2 Miliar, BRI Mulai Saluran Bantuan 

BRILiaN Fight Covid-19, gerakan sosial yang diinisiasi oleh karyawan BRI untuk melawan virus corona atau Covid-19 telah berhasil menghimpun dana lebih dari Rp 7,2 Miliar.

oleh Gilar Ramdhani pada 24 Apr 2020, 11:35 WIB
Segenap pekerja BRI Group (Insan BRILian) secara sukarela menyisihkan sebagian pendapatannya untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19.

Liputan6.com, Jakarta BRILiaN Fight Covid-19, gerakan sosial yang diinisiasi oleh karyawan BRI untuk melawan virus corona atau Covid-19 telah berhasil menghimpun dana lebih dari Rp 7,2 Miliar. Secara bertahap dana tersebut telah disalurkan dalam bentuk bantuan-bantuan yang secara langsung memberikan manfaat bagi masyarakat.

Wakil Direktur Utama Bank BRI Catur Budi Harto mengungkapan penerima manfaat bantuan diutamakan kepada masyarakat yang secara finansial terdampak pandemi seperti pedagang asongan, pengayuh becak, sopir transportasi dalam jaringan (daring) maupun konvensional serta masyarakat prasejahtera di seluruh daerah yang terdampak Covid-19. 

BRILiaN Fight Covid-19 merupakan kreativitas dari para milenial BRI yang memiliki rasa kepedulian untuk mengajak segenap pekerja BRI Group (Insan BRILian) secara sukarela menyisihkan sebagian pendapatannya untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19. Sampai dengan saat ini, tercatat lebih dari 18.300 Insan BRILiaN di berbagai wilayah di Indonesia yang telah ikut ambil bagian dari program ini.

“Penyaluran donasi telah kami lakukan berupa penyaluran 72.000 paket sembako. Kami bekerjasama dengan Agen BRILink yang memiliki usaha sembako di setiap wilayah penyaluran, sehingga pelaku UMKM berdaya dan masyarakat pun mendapatkan manfaatnya,” urai Catur.

 

Secara bertahap dana BRILiaN Fight Covid-19 telah disalurkan dalam bentuk bantuan-bantuan yang secara langsung memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain sembako, penyaluran bantuan dari program “BRIlian Fight Covid-19 nantinya akan disalurkan juga bagi tenaga medis yang bertugas di garda terdepan berupa Alat Pelindung Diri (APD), masker dan alat kesehatan lainnya.

“Dalam penyaluran bantuan kami tetap menjaga dan menerapkan aspek-aspek keamanan dan keselamatan sesuai arahan pemerintah, seperti physical distancing untuk menghindari penumpukan massa. Kami juga memastikan bantuan dapat tersalur dengan tepat terutama kepada masyarakat yang membutuhkan,” pungkas Catur.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya