Liputan6.com, Jakarta DKI Jakarta menjadi provinsi yang mengalokasikan anggaran penanganan Corona Covid-19 terbesar di seluruh Indonesia. Alokasi anggaran tersebut digunakan untuk memperbaiki dampak ekonomi dan penyediaan jaring pengaman sosial akibat Corona.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Mochamad Ardian Noervianto mengatakan, Pemprov DKI mengalokasikan anggaran penanganan dampak ekonomi atas Covid-19 sebesar Rp 1,53 triliun.
Advertisement
"Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta merupakan pemerintah daerah yang mengalokasikan anggaran penanganan dampak ekonomi paling tinggi se-Indonesia, dengan alokasi sebesar Rp 1,53 triliun," kata Ardian, Selasa (14/3/2020).
Hingga saat ini, kata Ardian, terdapat 368 daerah yang sudah menganggarkan untuk dampak ekonomi, sementara 174 daerah lainnya belum melaporkan. Dia menegaskan akan terus memantau penggunaan anggaran terkait dampak dari Corona Covid-19. Sebab menurutnya, dampak dari pandemi virus ini bukan hanya pada kesehatan, tetapi juga sektor ekonomi dan sosial.
Adapun provinsi yang belum melaporkan terkait anggaran untuk penanganan dampak ekonomi, yakni Prov. Jambi, Prov. Bangka Belitung, Prov. Kalimantan Selatan, Prov. Kalimantan Utara, Prov. Sulawesi Selatan, Prov. Bali, Prov. Nusa Tenggara Barat, dan masih ada 133 Kabupaten/Kota lainnya yang juga belum menganggarkan untuk dampak ekonomi.
Sedangkan untuk penyediaan jaring pengaman sosial berjumlah Rp 23, 55 triliun. Dari jumlah itu, alokasi dalam bentuk kegiatan sebesar Rp 2 triliun, alokasi hibah atau bansos sebesar Rp 14,37 triliun dan alokasi pada Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp 7,14 triliun.
"Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta merupakan Pemerintah Daerah yang mengalokasikan anggaran penyediaan jaring pengaman sosial paling tinggi se-Indonesia, dengan alokasi sebesar Rp. 6,57 triliun," sebutnya.
Saksikan video pilihan di bawah ini:
Paling Rendah
Namun, untuk dampak kesehatan, menurut Ardian, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat merupakan pemerintah daerah yang mengalokasikan anggaran penanganan kesehatan paling tinggi se-Indonesia dengan alokasi sebesar Rp 2,88 triliun.
Sedangkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Pariaman merupakan pemerintah daerah yang mengalokasikan anggaran penanganan kesehatan paling rendah se-Indonesia dengan alokasi Anggaran Rp 806,85 miliar.
Reporter: Yunita Amalia
Sumber: Merdeka