Liputan6.com, Kairo: Tak dipungkiri bahwa Mesir menjadi satu di antara tempat kebudayaan tertua di dunia. Ada Sungai Nil yang mengalir melalui Kairo yang membuat ibu kota Mesir menjelma menjadi pusat peradaban sejak 7.000 tahun silam, selain Sungai Eufrat dan Tigris.
Dari pemantauan SCTV, baru-baru ini, sisa-sisa kejayaan Mesir masih bisa disaksikan hingga kini. Misalnya, piramida dan sphinx, patung singa berkepala manusia yang terletak sekitar 25 km dari Kairo.
Sphinx memiliki panjang dan tinggi, masing-masing 70 dan 20 meter. Sosok patung ini menampilkan wajah Raja Chevren yang membangun piramida di Mesir dan menghadap ke Sungai Nil, berfungsi menjaga piramida yang ada di belakangnya.
Di seluruh Mesir, ada sekitar 97 piramida. Tiga di antaranya berukuran besar, yaitu Kufu, Khafra, dan Menkaura. Konon, Piramida Kufu adalah tempat mumi Raja Ramses II--bagi umat Islam dikenal sebagai Fir`aun di zaman Nabi Musa--disemayamkan. Tak kurang dari 25 ribu pekerja yang membangun piramida tersebut.
Para pekerja mengangkat batu-batu dengan perahu berukuran panjang 30 meter dan lebar tujuh meter melalui Sungai Nil. Mereka mengerahkan sekitar 300 perahu untuk mendirikan bangunan berbentuk segitiga tersebut.
Ada tiga versi perihal bangunan yang masuk tujuh keajaiban dunia itu. Pertama, piramida digunakan untuk menyimpan mumi raja-raja Mesir. Ada juga yang mengatakan piramida dijadikan tempat menyimpan makanan kerajaan. Terakhir, piramida dijadikan simbol kejayaan raja yang mendirikan.(SID/Alam Burhanan)
Dari pemantauan SCTV, baru-baru ini, sisa-sisa kejayaan Mesir masih bisa disaksikan hingga kini. Misalnya, piramida dan sphinx, patung singa berkepala manusia yang terletak sekitar 25 km dari Kairo.
Sphinx memiliki panjang dan tinggi, masing-masing 70 dan 20 meter. Sosok patung ini menampilkan wajah Raja Chevren yang membangun piramida di Mesir dan menghadap ke Sungai Nil, berfungsi menjaga piramida yang ada di belakangnya.
Di seluruh Mesir, ada sekitar 97 piramida. Tiga di antaranya berukuran besar, yaitu Kufu, Khafra, dan Menkaura. Konon, Piramida Kufu adalah tempat mumi Raja Ramses II--bagi umat Islam dikenal sebagai Fir`aun di zaman Nabi Musa--disemayamkan. Tak kurang dari 25 ribu pekerja yang membangun piramida tersebut.
Para pekerja mengangkat batu-batu dengan perahu berukuran panjang 30 meter dan lebar tujuh meter melalui Sungai Nil. Mereka mengerahkan sekitar 300 perahu untuk mendirikan bangunan berbentuk segitiga tersebut.
Ada tiga versi perihal bangunan yang masuk tujuh keajaiban dunia itu. Pertama, piramida digunakan untuk menyimpan mumi raja-raja Mesir. Ada juga yang mengatakan piramida dijadikan tempat menyimpan makanan kerajaan. Terakhir, piramida dijadikan simbol kejayaan raja yang mendirikan.(SID/Alam Burhanan)