Bangkit di MU, Berikut 3 Rahasia Nemanja Matic

Gelandang asal Serbia Nemanja Matic membuktikan kepada publik bahwa ia belum habis di Manchester United (MU).

oleh Ario YosiaDiterbitkan 05 Maret 2020, 21:30 WIB
Bek Manchester United, Harry Maguire (kanan) berselebrasi dengan gelandang Nemanja Matic usai mencetak gol ke gawang Chelsea pada pertandingan lanjutan Liga Inggris di Stamford Bridge, London (18/2/2020). MU menang 2-0 atas Chelsea. (AFP Photo/Glyn Kirk)

Manchester - Karier Nemanja Matic di Manchester United (MU) sepertinya sudah usai beberapa bulan lalu. Tetapi, ia ternyata mampu mampu membalikkan keadaan.

Gelandang jangkar asal Serbia itu sebelumnya tak menjadi pilihan utama Manajer MU Ole Gunnar Solskjaer. Cedera dan penurunan performa menjadi alasan jarangnya Matic dimainkan.

Akan tetapi, Matic menunjukkan kebangkitan yang tak terduga di Old Trafford. Ia menjadi andalan Solskjaer di posisi gelandang bertahan dalam beberapa pertandingan terakhir.

Matic telah kembali ke performa terbaiknya sebagai gelandang bertahan. Hal ini membuat lini tengah Setan Merah tampil cukup solid belakangan ini.

Sejauh musim ini, Matic sudah memainkan 21 pertandingan di semua kompetisi dengan mencetak satu gol dan dua assist. Catatan itu pastinya akan bertambah mengingat musim masih panjang.

Berikut ini tiga kunci kebangkitan Nemanja Matic di MU seperti dilansir Unitedinfocus.

Saksikan video Manchester United berikut ini


Istirahat yang Cukup

Gelandang Manchester United, Nemanja Matic berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Manchester City pada pertandingan semifinal Piala Liga Inggris di stadion Etihad, Manchester, Rabu (29/1/2020). MU menang 1-0 atas City namun gagal ke final karena skor agregat 3-2. (AP Photo/Dave Thompson)

Pada musim panas 2017, Matic didatangkan ke Manchester United oleh Jose Mourinho seharga 40 juta pounds dan langsung menjadi salah satu pemain utama di starting XI.

Gelandang Serbia itu membuat 49 penampilan di semua kompetisi pada musim pertamanya di Old Trafford sebelum memainkan 38 pertandingan di musim 2018-19. Namun, beban kerja yang berat dan kurangnya rotasi membuat Matic kelelahan dan penampilannya menurun.

Cedera pangkal paha kemudian memberi Matic istirahat yang langka di paruh pertama musim 2019-20. Alhasil, ia menjadi starter dua kali dari 19 pertandingan pertama United di Premier League.

Sejak kembali ke susunan pemain United pada bulan Desember, gelandang Serbia itu tampak lebih segar dan mampu menutup ruang lebih banyak.

Matic juga memberikan perlindungan yang bagus untuk lini belakang. United pun mampu meraih sembilan clean sheet dalam 13 starter terakhirnya di semua kompetisi.

Dia mungkin kesulitan bermain tiga kali dalam seminggu. Namun, selama United tahu kapan harus merotasi skuad, ia masih bisa menjadi pilihan yang berguna.


Didukung Dua Pemain Baru Berkualitas

Gelandang Manchester United, Nemanja Matic melompat saat berebut bola dengan pemain Wolverhampton Wanderers, Adama Traore pada babak ketiga Piala FA di Molineux, Sabtu (4/1/2020). Wolverhampton dan MU dipaksa untuk melakukan laga ulangan di Old Trafford usai bermain imbang tanpa gol. (AP/Rui Vieira)

Peningkatan performa Matic bertepatan dengan penampilan mengesankan dari Harry Maguire, Fred dan Bruno Fernandes.

Lanjut Baca:

Gelandang Serbia itu sering mengambil bola dari empat bek. Namun, hal itu bisa sangat sulit ketika pasangan bek tengahnya adalah Phil Jones dan Chris Smalling. Kesabaran dan ketenangan Maguire pada bola membantu menghubungkan pertahanan dan lini tengah sehingga membawa Matic ke dalam permainan. Selain memberikan perlindungan kepada empat bek Setan Merah, pemain berusia 31 tahun ini juga bermain bersama pemain yang lebih baik di lini tengah. Mitra lini tengahnya baru-baru ini adalah Fred dan Bruno Fernandes. Pasangan ini membantu mengeluarkan kemampuan terbaik dari Matic.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya