3 Quality Tourism Bisa Jadi Andalan Pariwisata Indonesia, Apa Saja?

Potensi budaya juga dinilai sangat luar biasa.

oleh Tira SantiaDiterbitkan 28 Februari 2020, 13:13 WIB
Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani. Liputan6.com/Tira

Liputan6.com, Jakarta

 

Target

Bukit Teletubbies Bromo dan Padang Rumput Savana (Sumber: Pixabay)
Banyak daerah pariwisata di Indonesia yang ternyata dikelola orang asing. "Quality tourism ini dari segi infrastrukturnya tidak masalah, tapi segi penjualan, yang jago pemasaran itu orang asing, seperti pulau Bintan dikelola oleh orang Amerika," jelas dia.
 
Kendati begitu, dia berharap dengan pengembangan quality tourism ini, bisa menghasilkan USD 5.000 untuk sektor penginapan dalam satu kali penginapan per orang bagi turis asing. Dari harga normal hanya USD 1.100.
 
"Quality Tourism ini sangat menarik, cuma bagaimana cara memasarkannya, target market siapa, menurut kami dengan kemajuan internet bisa memudahkan. Memang ada ongkosnya untuk memetakan analisis untuk mengetahui apa yang dibutuhkan quality tourism. Jadi kita harus menyatukan objek dengan baik ada yang mengurusi, analistisnya, dan yang paling penting teknik pemasarannya," jelas dia.
 
Karena ia mengatakan bahwa strategi pemasaran Indonesia masih kurang, meskipun promosi lima tahun lalu melalui "Wonderful Indonesia" gencar dilakukan, namun hal itu ia nilai masih kurang.
 
"Quality tourism di Indonesia sangat potensial sekali, tapi perlu effort strategi marketing, untuk ke depannya Pemerintah dan swasta bisa saling terbuka supaya bisa menyelesaikan masalah ini," pungkasnya.
 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya