3 Alasan Kuat Mengapa Messi Juga Harus Tega Tinggalkan Barcelona

Pengaruh Messi membentuk Barcelona jadi salah satu klub terbesar di Eropa akan terukir dalam sejarah selama bertahun-tahun.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 23 Februari 2020, 19:30 WIB
Bintang Barcelona Lionel Messi dan rekan-rekannya merayakan gol ke gawang Eibar dalam lanjutan Liga Spanyol di Camp Nou, Sabtu (22/2/2020). Barcelona menang 5-0. (AP Photo/Joan Monfort)

Liputan6.com, Jakarta Kisah dongeng Barcelona dan Lionel Messi, yang dimulai dengan kontrak yang disediakan di atas kertas serbet, bisa mendekati akhir.

Barcelona lebih dari entitas pihak ayahnya bagi penyerang Argentina dalam perjalanan kariernya. Dimulai dari masa kecilnya ketika mereka membangkitkan kembali kariernya darikekurangan hormon pertumbuhan.

Sangat sulit bagi seorang pemain untuk meninggalkan klub kesayangannya dan bermain untuk tim lain. Terlebih lagi ketika dia masih memimpin lapangan dengan mudah.

Kebesaran dan pengaruh Messi dalam membentuk kembali Barcelona menjadi salah satu klub terbesar di sepakbola Eropa akan terukir dalam sejarah selama bertahun-tahun ke depan.

Namun, di sisi lain ada tiga alasan mengapa pemenang Ballon d'Or enam kali ini, juga harus segera meninggalkan markas Barcelona di Camp Nou.


Demi Tongkat Estafet

Bintang Barcelona Lionel Messi merayakan golnya ke gawang Eibar dalam lanjutan Liga Spanyol di Camp Nou, Sabtu (22/2/2020). (AP Photo/Joan Monfort)

Tanpa bayang-bayang keraguan, Messi akan terus memberikan pertunjukan megah untuk klub Catalans sampai ia gantung sepatu. Terlepas dari kenyataan bahwa mereka terlalumengandalkan legenda, beberapa aspek perlu disortir di tingkat manajemen yang hanya akan terwujud setelah kapten dikeluarkan dari persamaan.

Bukan rahasia lagi jika Messi punya suara besar di hampir setiap keputusan yang diambil Barcelona di luar lapangan. Mulai dari penandatanganan pemain hingga pemilihan manajer,itu semua terjadi dengan anggukan indikasi Messi.

Meskipun ia pantas mendapatkannya, klub sering kali harus bisa kompromi karena seluruh sistem harus selaras dengan tuntutan Messi. Tapi, masalahnya setiap manajer Barcelona dimasa lalu memiliki kesulitan dalam mengakomodasi pemain pilihan mereka dan membangun filosofi yang dia inginkan dalam tim.

Messi melakukannya memang untuk kebaikan Barcelona. Namun, pada titik tertentu, seseorang harus melepaskan dukungan dan memberikan kebebasan untuk tumbuh secara mandiri. Dan, Messi harus mencari di tempat lain untuk perbaikan tim yang hampir diabadikannya sendirian.


Pindah ke Liga Lain

Lionel Messi mencetak empat gol saat Barcelona mengalahkan Eibar 5-0 pada pekan ke-25 Liga Spanyol di Camp Nou, Sabtu (22/2/2020).(AP Photo/Joan Monfort)

Gagasan meninggalkan zona nyaman untuk merangkul tantangan baru mungkin tidak terlalu memikat bagi beberapa pemain, tetapi Lionel Messi harus mencobanya di beberapa titikkariernya. Jika ada satu aspek yang tersisa untuk membuktikan kehebatan Messi, maka itu harus dilakukan dalam pengaturan yang berbeda bersama-sama.

Lanjut Baca:

Tidak ada gunanya memperdebatkan posisinya di puncak sepakbola, tetapi ini mungkin merupakan tantangan tambahan untuk dipertimbangkan. Pemain Argentina itu telah berada di Barcelona sejak masa muda dan kesetiaannya pun perlu dipertanyakan dalam keadaan apa pun. Karena itu, tidak mungkin baginya untuk bergabungdengan tim La Liga lainnya. Dunia tidak hanya akan senang melihat Messi pindah ke liga lain, tetapi mereka ingin melihat kiprah Messi seperti yang dilakukannya selama bertahun-tahun untuk Barcelona.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya