Menhub Bakal Tinjau Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung merupakan Proyek Strategi Nasional,

oleh Athika RahmaDiterbitkan 23 Februari 2020, 08:00 WIB
Pekerja memantau pembangunan terowongan (tunnel) 2 proyek kereta cepat Jakarta-Bandung di Desa Bunder, Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (30/3). Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung merupakan salah satu proyek infrasturuktur yang dibangun oleh Presiden Joko Widodo. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta

 

Tonton Video Ini

Kontraktor China dan Kominfo Silang Pendapat di Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung (Foto:Liputan6.com/Maulandy Rizki)

Direktur Utama Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Chandra Dwiputra menyebut ada perbedaan pendapat antara kontraktor China dan Kominfo, perihal frekuensi radio yang akan di pakai untuk mega proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

"Belum ada satu bahasa, masalah frekuensi radio yang mau dipakai, dulu masih ada 5G," tegas dia sesuai mengikuti rapat di Gedung Kemaritiman, Jakarta, Jumat, (21/2).

Permasalahan ini di picu pernyataan pihak kontraktor China, yang mengklaim jaringan frekuensi radio yang saat ini digunakan kereta cepat dinegarannya masih GSM. Sedangkan pihak Kominfo menilai untum saat ini jaringan 5G sudah bisa diterapkan.

"Menurut China di sana pun baru GSM, tapi menurut kominfo sudah ada yang bisa dipake," papar dia.

Terkait target pengoprasian kereta cepat Jakarta-Bandung yang di patok selesai pada 2021, dia belum memberi keterangan pasti, karena masih berfokus pada pengerjaaan konstruksi.

"Kita maksimalkan konstruksinya dulu jadi di 2021. Setelah itu sertifikasi. Nah, yang kita belum tahu pastinya," pungkas dia.

Reporter: Sulaeman

Sumber: Merdeka.com

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya